Memahami apa yang sebenarnya terjadi di tanah Papua, tidak bisa sepotong-sepotong.apalagi menimpahkan segala masalah sebagai akibat pemerintahan yang sekarang sebagai abai atau lalai memperhatikan masalah tanah Papua adalah keliru dan sesat berpikirnya.
Konflik yang terjadi berulang kali di Papua adalah akumulasi dari sekian banyak persoalan yang selama bertahun-tahun dalam beberapa masa pemerintahan berusaha di redam dengan sudut pandang keamanan.
Pandangan Jakarta terhadap setiap gejolak yang muncul di tanah Papua, selalu di lihat dan berusaha di bereskan dengan memakai sudut pandang para elit penguasa.akibatnya adalah,akar masalah tak pernah tuntas,konflik yang baru hanya menunggu waktu untuk meledak lagi.
Rezim orba paling banyak andilnya
Tak bisa di pungkiri, zaman orba adalah zaman alam papua di exploitasi daengan gencarnya.satu contoh penjarahan kekayaan alam tanah papua adalah pembukaan dan pengoperasian tambang freeport.
Emas dan tembaga di keruk dari tanah Papua,tapi sekian puluh tahun tidak punya dampak signifikan bagi perbaikan kehidupan warga sekitar di Papua.seakan-akan kekayaan alam yang begitu besar di rampok untuk kepentingan orang lain.
Ini adalah salah satu masalah mendasar dari sekian banyak sumber koflik di tanah papua.keadilan secara ekonomi yang benar-benar menjajah alam kesadaran masyarakat di Papua.
Kita tidak banyak tahu bagaimana  dan apa yang terjadi selama orba berkuasa dan menjadikan bumi Papua sebagai lumbung kekayaan bagi segelintir pihak,dan menelentarkan kesejahteraan warga Papua sendiri.
Tapi ibaratnya penyakit yang sudah menahun,ketika jumpa dengan dokter dan ahli yang bersungguh-sungguh hendak menangani dan memberi obat penyembuhan,tentu butuh waktu untuk melakukanya.sementara orang lain,yang justru selama ini hanya menonton bahkan ada yang ikut punya andil memperparah penyakit,berteriak-teriak menyalahkan sang ahli.