Ini adalah masjid Agung Syahrun Nur Sipirok yang telah resmi dibuka untuk umum oleh bapak H. Syahrul Martua Pasaribu sebagai Bupati Tapanuli Selatan secara resmi di komplek perkantoran Bupati Tapanuli Selatan Sipirok Sumatera Utara pada Jumat, Â 22 Januari 2021,Â
Masjid ini telah langsung digunakan untuk ibadah shalat Jumat setelah diresmikan. Masjid ini mampu menampung 600 orang untuk di dalam, 400 orang untuk di koridor kiri dan kanan dan 800 orang untuk di luar halaman.
Semoga kelak masjid ini dapat menjadi ikon Tapanuli Selatan Sumatera Utara yang lebih Madani.
Aamiin ya robbal aalamiin...
Dalam perjalanan Kota Padangsidimpuan -- Parsuluman (Tapanuli Selatan-Saipar Dolok Hole), Sumatera Utara dalam rangka acara resepsi pernikahan adik, Minggu, Â 21 Februari 2021 terangkailah puisi ini sebagai salah satu cara mengungkapkan perasaan hati (hehehe...)

MASJID AGUNG SYAHRUN NUR SIPIROK
Oleh  : Juni Marlinda Rambe
Â
Di kesunyian subuh
Masih benar-benar subuh
Di tengah embun
Di tepi jalan lampu bersinar
Menerangi ruas luas jalan
Di kejauhan terdengar ayam jantan berkokok
Melafazkan ayat-ayat Mu
Di sudut Masjid Agung Syahrun Nur Sipirok
Suara merdu seorang hamba bergetar
Melafazkan ayat-ayat Mu
Akankah itu tanda kuasa-Mu?
Ya Allah...
Â
Dikesunyian subuh
Masih benar-benar subuh
Di tengah hutan
Embun mengalir di tiap dedaunan
Pohon hijau segar...
Basahi alam dalam kesejukan
Hingga merasuk dalam ketenangan jiwa
Â
Dikesunyian subuh
Masih benar-benar subuh
Masjid Agung Syahrun Nur Sipirok nan megah
Dengan kubah hijau bercorak indah
Tak kuasa air mataku jatuh
Takjub tanpa disadari
Hati bergetar takut
Melafazkan ayat-ayat Mu
Â
Dikesunyian subuh
Masih benar-benar subuh
Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?
Air panas memancur di pemandianÂ
Dengan bau belerang asli tepat di hidungku
Yang sangat menyengatÂ
Â
Dikesunyian subuh
Masih benar-benar subuh
Anakku berlari menuju sudut jalan masjid
Lari bebas menghirup udara segar
Sambil berteriak takjub akan kuasa-Mu
Melafazkan ayat-ayat Mu
Â
Dikesunyian subuh
Masih benar-benar subuh
Dingin menusuk sendi ku
Menggigil terasa kaku
Di sudut Masjid Agung Syahrun Nur Sipirok
Bulir air mata jatuh jadi tasbih
Harap ku pada-Mu ya Allah
Dalam doaku selalu
Melafazkan ayat-ayat Mu
Â
Pandangan mataku menatap indahnya masjid dan alam
Hidung ku menghirup udara segar alami di sekitarnya
Telinga mendengar akan azan berkumandang
Tangan merasa udara sejuk alami di kulit jadi segar
Kaki melangkah gemetarÂ
Indahnya dalam masjid
Tak lupa aku bersyukur
Melafazkan ayat-ayat Mu
Â
Di kesunyian subuh
Masih benar-benar subuh
Hati damai di dalam ibadah ku
Berat langkah kaki tuk beranjak pergi
Ingin rasanya berlama-lama dalam Masjid Agung Syahrun Nur Sipirok
Namun rasa syahdu hanya sekejap
Â
Tak mungkin...
Waktu terus berjalan...
Kehidupan terus berlanjut
Maju menuju masa depan
Aku pasti akan kembali..
Kala subuh..
Di kesunyian subuh
Masih benar-benar subuh
Sekian tulisan tentang Puisi "MASJID AGUNG SYAHRUN NUR SIPIROK" mudah-mudahan bisa memberi inspirasi bagi kita semua.


Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI