Laporan "Dokter Cilik", akan di serahkan ke guru untuk ditindak-lanjuti. Guru akan memantau setiap laporan yang ditulis oleh "Dokter Cilik" dan mengevaluasi semua peserta didik. Sebagai perbaikan di kemudian hari.
Setiap pagi Dokter Cilik yang bertugas adalah tiga orang. Satu orang Dokter Cilik akan mencatat semua laporan pemeriksaan.
Dua Dokter Cilik lainnya, memeriksa dari ujung kiri dan kanan barisan. Sehingga mengefisiensi waktu. Biasanya untuk pemeriksaan, Dokter Cilik memerlukan sekitar 7 menit sampai 10 menit dalam pemeriksaan.
Khusus untuk layanan yang tidak terduga, seperti ada siswa yang sakit dan terluka, guru akan membantu. Sehingga Dokter Cilik dapat dengan mudah ingat semua proses dalam mengobati dan memeriksa rekan yang kurang sehat.
Gerakan Dokter Cilik Pelosok ini juga di dukung oleh drg. Herindrati Herindro. Seorang dokter gigi di RS. Pondok Indah, Jakarta.
Beliau merupakan pemerhati kesehatan dan dunia pendidikan. Beliau dan rekannya juga bersama-sama membantu SD N 06 Ransi Dakan dalam penyediaan jas laboratorium mini atau pakaian "Dokter Cilik".
Beliau senang dengan kegiatan positif di Ransi Dakan. Awalnya guru dan siswa menggunakan baju praktikum menggunakan baju jas hujan yang Rp. 15.000.00.
Akhirnya beliau dan rekannya berinisiatif untuk mengirimkan baju "Dokter Cilik" untuk siswa-siswi pelosok.
Semoga gerakan Dokter Cilik Pelosok ini mampu menginspirasi sekolah-sekolah dimanapun berada. Meski sekolah yang berada di pelosok, bisa menjadi contoh untuk sekolah lain.
Keterbatasan, bila dimanfaatkan dengan baik akan menimbulkan ide gagasan istimewa di pelosok.
Dengan adanya Dokter Cilik Pelosok, guru dan sekolah dapat membantu peserta didik merasakan peran sebagai dokter meskipun dalam usia dini.