Mohon tunggu...
Julia Novrita
Julia Novrita Mohon Tunggu... Konsultan - Living my life to the fullest!

Educate yourself, submit to no one but your Creator!

Selanjutnya

Tutup

Puisi

Jangan Beri Aku…

27 Agustus 2021   16:36 Diperbarui: 27 Agustus 2021   17:37 83
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Jangan beri aku suami

Sekalipun dia muda, tampan, dan kaya raya

Jika itu harus ditukar dengan menjadi pelayan bagi egonya

Jangan beri aku rumah

Sekalipun itu megah lengkap dengan segala perabotannya

Jika itu harus ditukar dengan jiwa ku yang terpenjara di dalamnya

Jangan beri aku pakaian

Sekalipun itu mewah, lengkap dengan intan berlian sebagai perhiasannya

Jika itu harus ditukar dengan kebebasan  menjadi diri ku sendiri

Jangan beri aku makanan

Sekalipun itu sangat lezat, menu aneka rupa  bak hidangan untuk raja-ratu

Jika  itu harus ditukar dengan kesetiaan buta yang mencelakakan tubuh ku

Sungguh aku tak tergoda dengan semua itu

Karena yang aku butuhkan cuma satu

Sekalipun tak kau beri, tetap akan ku tuntut itu!

Kesempatan mendapatkan pendidikan seumur hidupku

Dalam kawalan para malaikat yang tak bernafsu

Dengan ilmu yang ku dapat itu,

Aku tak hanya membebaskan diri ku

Tapi juga membebaskan diri mu

Dari rupa-rupa dunia yang melalaikan makhluk dari mengingat Khaliknya, bahkan hingga saat ruh berpisah dari jasadnya.

Masih kah engkau tak paham mengapa aku tak tergoda dengan semua pemberian itu?

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun