Guratan-guratan hitam di masa lewat.
Seakan terlukis kembali.
Seperti siluet membayangi di malam sepiku.
Ketika muncul,
barisan peristiwa pahit menyedak, menggigit naluri terasa pedih.
Trauma di bawah sadarku menguak mencengkeram relung hati.
Pedih bagaikan sayatan pisau sepi.
Tetesan kepedihan mendadak membuncah.
Bagaikan air bah, membanjir
Yah...
membanjiri batin ini,
Katanya ....
Bisiknya ....
Biarkan banjir itu.
Karena ia akan membawa yang tersisa.
Karena ia akan menarik habis.
Kikis.
dan hilang....menghilang.
Tanpa bekas.
Tanpa kenang.
Semua kan teringgal di suatu waktu
dimana penyimpan rasa dan kata
diam bagaikan monumen senja
Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI