kandil-kandil dari emas murni, lima di sebelah kanan dan lima di sebelah kiri, di depan ruang belakang; kembang-kembangnya, lampu-lampunya dan sepit-sepitnya, dari emas;
pasu-pasunya, pisau-pisaunya, bokor-bokor penyiramannya, cawan-cawannya dan perbaraan-perbaraannya, dari emas murni; engsel-engsel untuk pintu ruang dalam, yakni tempat maha kudus, dan engsel-engsel untuk pintu ruang besar Bait Suci, dari emas.
Bahkan tembok luar dan dalamnya juga dilapisi dengam emas
1 Raja-raja 6:21, 30 (TB) Sesudah Salomo melapisi rumah itu dari dalam dengan emas kertas, direntangkannyalah tabir pada rantai-rantai emas yang di depan ruang belakang itu, lalu ruang itu dilapisinya dengan emas.
Juga lantai rumah itu dilapisinya dengan emas, baik di ruang sebelah dalam maupun di ruang sebelah luar.
1 Raja-raja 6:22 (TB) Seluruh rumah itu dilapisinya dengan emas, ya rumah itu seluruhnya; juga seluruh mezbah yang di depan ruang belakang itu dilapisinya dengan emas.
Juga tempat minum raja terbuat dari emas
1 Raja-raja 10:21 (TB) Segala perkakas minuman raja Salomo dari emas dan segala barang di gedung “Hutan Libanon” itu dari emas murni; tidak ada barang perak, sebab orang menganggap perak tidak berharga pada zaman Salomo.
Dikatakan diatas ” Perak tidak berharga pada zaman Salomo” karena saking terlalu banyaknya perak sehingga dianggap tidak terlalu berharga
1 Raja-raja 10:27 (TB) Raja membuat banyaknya perak di Yerusalem sama seperti batu,…
Bisa dibayangkan betapa kayanya Salomo pada waktu itu