Mohon tunggu...
Zahrotul Mujahidah
Zahrotul Mujahidah Mohon Tunggu... Guru - Jika ada orang yang merasa baik, biarlah aku merasa menjadi manusia yang sebaliknya, agar aku tak terlena dan bisa mawas diri atas keburukanku

Guru SDM Branjang (Juli 2005-April 2022), SDN Karanganom II (Mei 2022-sekarang) Nomine Best in Fiction Kompasiana Awards 2024 Blog: zahrotulmujahidah.blogspot.com, joraazzashifa.wordpress.com

Selanjutnya

Tutup

Cerpen Pilihan

Teman Baru Muti dan Mutmut

15 September 2024   12:29 Diperbarui: 15 September 2024   12:50 244
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Ilustrasi: image creator from Microsoft Designer

Saat asyik membuat istana pasir, tiba-tiba mereka mendengar suara anak yang menangis. Mereka menoleh ke arah suara anak yang menangis itu. Terlihatlah semut cantik yang sedang dihibur ibunya.

Muti mendekati semut cantik itu.

"Hai, siapa namamu? Aku Muti," tanya Muti kepada semut cantik sambil memperkenalkan dirinya.

Semut cantik itu terdiam sejenak dan melanjutkan tangisnya. Ibunya kembali menghibur si semut cantik.

"Dia kenapa, Bu?" tanya Muti.

Ibu semut cantik itu tersenyum. Lalu menceritakan kalau anaknya, Imut, tak punya teman bermain. Kakaknya malah main voli pantai bersama teman-temannya.

"Oh, begitu ya, Bu?"

Ibu itu mengangguk sambil membelai anaknya.

"Imut, gimana kalau kamu main sama aku dan saudaraku. Mau nggak?" tanya Muti kepada Imut.

Imut yang masih menangis dihibur dan ditanyain ibunya, apakah mau bermain dengan Muti. 

"Nggak mau!" jawab Imut sambil menangis tersedu-sedu. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
Mohon tunggu...

Lihat Konten Cerpen Selengkapnya
Lihat Cerpen Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun