Mohon tunggu...
Jisa Afta
Jisa Afta Mohon Tunggu... Penulis - Penulis

Gemar menciptakan kata baru

Selanjutnya

Tutup

Filsafat

Doktrin tentang Masa Depan

29 Oktober 2024   01:43 Diperbarui: 29 Oktober 2024   02:08 74
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Jawaban terbaik untuk pertanyaan tersebut adalah

kita hanya berpeluang mempunyai HARI ESOK,

tidak untuk masa depan

Jadi sesungguhnya satu-satunya peluang terbaik yang kita miliki hanya satu, yaitu kemungkinan bertemu hari esok.

Dengan menyadari kita hanya mungkin punya peluang satu hari lagi, maka kita akan bergerak lebih cepat mewujudkan mimpi dan segera bertindak demi perencanaan kita untuk merespon cepat apa yang kita pikirkan, baik karya atau proses perampungan daftar pekerjaan sebelum hari esok tiba.

Selesaikan semuanya hari ini, sebab MASA DEPAN ada di tiap akhir usaha, kerja keras dan ujung lelahmu, bukan di balik harapan, mimpi dan tidur lelapmu.

Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Filsafat Selengkapnya
Lihat Filsafat Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun