Pembesaran rahim menyebabkan tekanan otot punggung sehingga ototnya melemah. Hal ini menyebabkan ibu hamil mencondongkan tubuh ke depan dan dapat meningkat resiko terkena kifosis. Dengan fisioterapi, postur dapat diperbaiki.
4.Mempersiapkan Proses Persalinan
Dalam proses persalinan, dibutuhkan kesiapan fisik dan batin sang ibu agar proses persalinan dapat berjalan lancar. Kondisi prima sang ibu sekaligus ketenangan merupakan kunci utama keberhasilan. Fisioterapi akan memberikan latihan teknik relaksasi khusus serta aktivitas fisik agar sang ibu dapat mengejan secara efektif.
Teknik Fisioterapi
Fisioterapi dapat meredakan nyeri yang dialami selama periode kehamilan melalui terapi pranatal, latihan penguatan otot, dan teknik relaksasi dan pernapasan. Melalui latihan dan teknik yang tepat, permasalahan akan berangsur berkurang.
Terapi prenatal dapat dilakukan dengan cara senam (senam air, senam bola kehamilan,dll), YAUT (Yoga Untuk Kehamilan), serta pijat. Terapi prenatal merupakan cara efektif untuk merelaksasikan otot, mengurangi stress, membantu mempersiapkan tubuh untuk persalinan, serta memperbaiki kesehatan fisik dan emosional sang ibu.
2.Latihan Penguatan Otot Panggul
Latihan penguatan otot panggul sangat diperlukan agar kondisi panggul dalam keadaan prima. Hal ini dapat dilakukan dengan senam kegel yang diawasi ahli fisioterapis agar megurangi risiko prolapse dan meminimalisir terjadi inkontinensia (pembocoran urine).
3.Latihan Relaksasi dan Pernapasan
Latihan pernapasan adalah bagian penting untuk membantu ibu hamil saat melakukan proses persalinan. Dengan latihan yang tepat, ibu hamil apat belajar mengoptimalkan pasokan oksigen bagi bayi dan tetap tenang selama proses persalinan.
Proses Telefisioterapi
Telefisioterapi memberikan kenyamanan bagi ibu hamil untuk mendapatkan perawatan dari fisioterapis tanpa harus bertemu tatap muka. Ibu hamil dapat melakukan sesi konsultasi melalui media video call. Sesi terapi akan dimulai dengan pemberian video tutorial terapi oleh fisioterapis, lalu akan diterapkan secara mandiri di rumah denga pemantauan fisioterapis melalui video call.