Mohon tunggu...
jefry Daik
jefry Daik Mohon Tunggu... Guru - seorang laki - laki kelahiran tahun 1987

pernah menjadi guru pernah menjadi penjual kue pernah menjadi penjual tahu pernah menjadi penjual Nasi

Selanjutnya

Tutup

Puisi

Sebulan Pernikahan

22 Maret 2022   07:58 Diperbarui: 22 Maret 2022   08:01 106
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Puisi. Sumber ilustrasi: PEXELS/icon0.com

Karya Jefry Daik

Jika malam adalah terang

Dan siang menjadi pekat

Dapatkah rembulan dan surya saling bertukar tempat

Seperti aku yang terus mencoba

Memahami seperti apa logika dalam hatimu

Ah..batin dan sanubari adalah tempat yang sama

Tersimpan dan tersembunyi dibalik bilahan paru dan jantung

Seperti itu aku mereka-reka mengapa 

kamu yang pergi menyalahkanku

Aku bersungguh-sungguh dengan perkataanku

Jika engkau menemukanku terdiam

Itu bukan karena aku memarahimu

Aku hanya merenungkan kembali sikapku

Apakah itu alasanmu melakukan ini padaku?

Menuntutku untuk apa yang tidak kusadari

Meruntutku dengan cecar yang baru kusesali

Menurutmu aku yang perlu introspeksi diri

ah... bagian mana? bagian mana wahai jaksa penuntut umum?

kesalahanku seperti berlapis dimatamu

dan aku kelu

Bicarapun tak ada gunanya,

begitulah kalau engkau telah mengetok palu 

aku pasti divonis bersalah

walaupun mungkin pembelaanku cukup kuat

ah..sudahlah. Negeri ini adalah milik para hakim

wanita yang selalu merasa benar, dan pria sebagai dalangnya

Pinggir Pantai, 22 Maret 2022

Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun