Menari Indah
Apakah itu diri mu ?
Bernyayi terdengar merdu
Menari pun sangat indah
Mendung juga tetap di sana
dan bukan di dalam kalbu
Bersinar bias nya warna-warni
Pelupuk mata indah
Menangis menghibur kah ?
Menangis itu bukan penghiburan diri.
Tertawa karenanya ?
Apakah ada yang peduli selainÂ
dari kenyataanÂ
sebenar nya ?
sifat-sifat dari
ciptaan Nya tidak lah sama.
Mengapakah harus aku
yang tersenyum sendiri ?
padahal tetap ada rindu mu
berikan ku semua yang engkau
simpan sendiri.
Terang lah hati menerima engkau
dalam hidup penuh
dengan kesederhanaan
Menjaga mereka yang lugu.
Awan berarak putih
Berbeda bentuk rupa satu sama lain.
Ada yang bersama dan ada
yang bergabung membuat
hati tersenyum kecil
Bahagia kah itu ?!
Tawa dan canda kah yang aku lihat ini ?
Bentuk ruas-ruas itu melengkapi
dan mencukupi di sana.
Apakah ini yang dinamakan
hidup bersama mu ?
Jutaan rindu bersama sel-sel rindu
yang bersama-sama
mengaliri darah ini.
Pernahkah engkau tahu ?
Pernahkah engkau rindu ?
Pernahkah engkau manjauhkan
semua ratapan manis nya ?
Pernahkah engkau bertanya
dan mengadukan
hanya kepada Nya ?
Apakah jangkauan itu untuk ku ?
Apakah senyuman ringan mu
yang terasa kini ?
Senang dan sedih mu
Apakah dapat aku
Menyimpannya sendiri ?
BiarkanlahÂ
Biarkan
Saja
Rindu
Ini
Menari
Indah
Menyambut
Kehadiran mu
Bersahut
Bersenandung
Rindu
yang
Buat mu
Buat mu
Kita
Bersama
Hingga
Nanti.
oleh Jelita Sari
Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI