dan peringatan untuk pemerintah, jika memperlakukan Papua berlebihan, daerah lainpun akan iri.. serba salah khan? inilah resiko kesatuan, harganya mahal resikonya besar. resiko Kesatuan terletak pada pemerintah pusat menjadi 'pemain' bukan wasit. liat lah otsus, bagaimana mekanismenya? berapa jumlahnya? untuk apa? bagaimana pertanggungjawabannya? siapa ya yang bermain?? (kwkwwkwkk,pasti pada tiarap semua!) jika dulu, pendekatan militer, kita tau pendekatan militer identik dengan kekerasan, sekarang pendekatan ekonomi, ternyata malah menimbulkan masalah baru.. mengapa? tanya mengapa. jawabannya ada di Irian alias Papua sana. bukan di Jakarta atau di Media Massa. bukan dengan dialog tapi aksi nyata, bukan dengan pidato tapi riil tindakan. bukan besok tapi sekarang.
faktanya dari masa ke masa Irian atau Papua tetap bernasib sama seperti nenek moyang mereka.., selalu menjadi objek perhatian, objek masalah dan objek eksploitasi dan enatah objek apalagi..,yang jelas mereka bukan sebagai pelaku atau pemain bagi tanah mereka, bukan pemilik ulayat atas hasil bumi mereka,bukan penikmat kekayaan alam mereka. sampai kapan kondisi ini?? dan apa yang kini mereka dapatkan?? sudahkan pemerintah memperlakukan mereka sebagai manusia merdeka?? sejauh mana perjuangan pemerintah memerdekakan mereka?? haruskh mereka mencari jalan sendiri? alhasil.. kalo begini-begini aja, ya tetep sama.
selamat berjuang bagi rekan-rekan, baik yang menjalankan tugas maupun yang memiliki cita-cita. dunia ini fana, berbuat terbaik bagi negeri kita dan kalian.
dan saya tetap berargumen, bentuk federatif lebih baik dari Kesatuan! bentuk ini lah yang akan lebih menjadikan Indonesia ber-Bhinneka Tunggal Ika, dan lebih Indonesia! masalah Irian/Papua hanya segelintir resiko yang sedang kita hadapi dengan bentuk kesatuan. itupun yang kelihatan. kwwkkwwkwk, yang ga keliatan buanyakkk!!
salam sejahtera, Merdeka!
Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H