Membaca puisi adalah bentuk apresiasi sastra yang banyak diminati oleh khalayak ramai. Selain karena hobi, membaca puisi juga dapat menjadi wahana untuk menumpahkan emosi dan perasaan. Tak ayal jika seni yang satu ini sering dijadikan ajang perlombaan baik di tingkat sekolah hingga nasional.
Oleh karena itu, penulis merangkum beberapa tips  dalam membaca puisi  yang  dikutip dari Helvy Tiana Rosa, saudari Novelis Asma Nadia. Beliau adalah salah satu penulis terkenal dengan berbagai karya sastranya. Salah satunya karyanya yang fenomenal adalah Novel "Ketika Mas Gagah Pergi" yang dijadikan film oleh Aksi Cepat Tanggap Sinema Art tahun 2016 dan lebih uniknya lagi film ini dibuat dari dana patungan para pembacanya di seluruh Indonesia.
Baiklah berikut tips membaca puisi ala Helvy Tiana Rosa :
Bacalah Puisi Berulang-ulang
Membaca puisi berulangkali itu dapat meningkatkan pemahaman terhadap makna dan penafsiran terbaik. Baca puisi bukan hanya teks puisi, tapi juga konteks dari puisi tersebut.
Jangan Ada Jarak antara Puisi dengan Kita
Saat kita membaca puisi, usahakan puisi yang dibaca itu seakan-akan adalah karya sendiri agar tercipta suatu ikatan batin yang bisa mempermudah dalam menghayati puisi tersebut.
Vokal, Artikulasi dan Intonasi
Perhatikanlah pengucapan (vokal, artikulasi), dan  bagian mana yang perlu mendapat tekanan (intonasi). Jangan lupa untuk menjaga tempo pembacaan agar tidak terlalu cepat atau lambat. Â
Hayati Puisi
Berilah ruh pada puisi melalui penghayatan yang mendalam. Lalu menelaah apakah puisi itu bernuansa sedih atau bahagia. Dengan begitu kita mampu mendalami bacaan puisi tersebut.
Perhatikan Penampilan
Penampilan saat menunjang saat membaca puisi. Karena sudah pasti, penampilan menjadi perhatian pertama penonton. Penampilan itu bisa mencakup ekspresi, gestur, kostum yang pas dengan puisi yang kita bawakan.
Mengenali Medan Sekitar
Kenali ukuran dan latar tempat kita membaca. Tentunya membaca puisi ditempat terbuka, tertutup, via zoom, atau podcast tentu sangat berbeda.
Memahami Identitas Penonton
Memahami siapa dan bagaimana penonton. Apakah anak-anak, ibu-ibu, remaja? Kalangan kampus, perkantoran, dan sebagainya. Hal itu berpengaruh terhadap pilihan puisi, cara kita membaca, dan cara "merebut" ruang.
Buat Semenarik Mungkin
Garap dan buatlah pembacaan puisi sebagai sebuah pertunjukan yang menarik. Tentu pembacaan puisi yang menarik akan membawa kesan mendalam bagi penonton dan mampu menggugah emosi mereka sehingga bisa memahami isi puisi.
Demikianlah tips membaca puisi dari Helvy Tiana Rosa. Teruslah berlatih! Karena dengan berlatih akan membawa kebiasaan yang berujung keahlian. Semangat untuk pejuang sastra.
Sumber :
https://www.instagram.com/p/CIC1W7nBEfK/?igshid=j4jbj3n63m80
        Â
Â
Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H