Lebih baik sakit di awal karena kejujuran daripada bahagia karena kebohongan. Bukankah jika kebohongan terungkap rasanya akan lebih sakit?
- Penglihatan ; Mata
Mata adalah indera yang digunakan untuk melihat dan bisa dengan mudah membantu mengenali objek yang ada disekitar kita. Namun, terkadang kita seperti butuh kaca pembesar agar dapat melihat dengan jelas sebesar apa nikmat yang telah Allah berikan kepada kita. Mungkin karena kita terlalu sombong sehingga kita menjadi rabun, bahkan buta.
“Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?” (QS. Ar-Rahman)
Dalam QS. Ar-rahman ayat tersebut selalu diulang-ulang, seakan ingin memberitahu ataupun menyadarkan kita agar kita tidak buta dan dapat melihat dengan jelas nikmat yang Allah berikan kepada kita. Dengan begitu tidak akan ada alasan untuk tidak bersyukur,bukan?
Kita yang diberi nikmat sehat dan bisa melihat dengan kedua mata saja masih lupa, lupa siapa yang memberi nikmat dan lupa untuk bersyukur atas semua nikmat yang telah diberikan. Dan seakan buta pada orang-orang disekitar yang butuh pertolongan, entah dalam pendidikan ataupun pekerjaan.
Pada kenyataannya, bukankah yang kita punya hanya sementara?. Jadi, sertakanlah Allah dalam setiap aktivitas, hembusan nafas, tiap langkah kita dan ingat bahwa kita hidup didunia ini tidak sendiri. Karena manusia adalah makhluk sosial.
Bersama : www.ernawatililys.com
Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H