4. Pelatihan Kewirausahaan untuk Perempuan:
Sebuah program pelatihan kewirausahaan khusus untuk perempuan dilaksanakan dengan tujuan memberdayakan mereka secara ekonomi. Pelatihan ini mencakup aspek-aspek seperti manajemen usaha, keuangan, dan pemasaran, sehingga perempuan dapat aktif berkontribusi dalam kehidupan ekonomi masyarakat.
5. Pengembangan Kebijakan Perlindungan Hak Perempuan:
Pemerintah kelurahan mengembangkan kebijakan yang fokus pada perlindungan hak-hak perempuan, termasuk hak atas kesehatan, hak-hak hukum, dan hak ekonomi. Kebijakan ini memastikan bahwa setiap perempuan di kelurahan memiliki perlindungan hukum yang memadai dan mendukung.
Melalui implementasi langkah-langkah seperti ini, pembangunan berbasis kesetaraan gender dapat menjadi kenyataan, menciptakan lingkungan yang mendukung perkembangan seluruh anggota masyarakat tanpa memandang jenis kelamin.
Salah satu langkah kunci dalam mendukung kesetaraan gender adalah melibatkan perempuan secara aktif dalam pengambilan keputusan lokal.Â
Keterlibatan perempuan dalam forum-forum kebijakan, serta posisi kepemimpinan di berbagai sektor pembangunan, membantu memastikan bahwa suara dan perspektif mereka diakui dan dihargai.
Selain itu, investasi dalam pendidikan yang mendukung kesetaraan gender menjadi langkah strategis.
Meningkatkan akses perempuan terhadap pendidikan tinggi dan keterampilan yang relevan tidak hanya menciptakan individu yang lebih berdaya, tetapi juga memperkuat kapasitas masyarakat secara keseluruhan.
Pembangunan berbasis kesetaraan gender juga mencakup implementasi kebijakan yang memastikan adanya perlindungan terhadap hak-hak perempuan, termasuk hak kesehatan reproduksi dan keamanan ekonomi.Â
Suatu pembangunan yang berkomitmen pada kesetaraan gender akan mengukuhkan struktur kebijakan yang memberdayakan perempuan dalam berbagai aspek kehidupan.
Melalui pendekatan holistik ini, pembangunan berbasis kesetaraan gender bukan hanya menjadi tujuan sendiri, melainkan sarana untuk mencapai TPB 2030 secara menyeluruh.Â