( Balasan Puisi Tergoda Cinta: Anis Hidayatie )
Aku di sini menyesap langit senja yang berarak saga
Dengan tumpukkan kerinduan mengayut penuh
Bingkaian perasaan cinta yang semakin menguat
Saat aku jauh darimu
Perpisahan begitu memerih
Ketiadaanmu adalah siksa batinku
Namun, maafkan aku harus pergi.
Mengarungi tujuh samudera mengejar mimpi
Untuk membangunkan istana bermenara gading untukmu
Dengan oranamen syair cinta yang mengelegak
Dengan dinding kukuh janji kesetiaanku
Maafkan ini yang kupunya ku semai bersama janji yang pernah kuuntai
Aku pergi untuk waktu yang lama
Tunggulah aku?
Nanti..
Saat kepulanganku...
Bersama kita merakit asmara
Bersama kita mengayuh menuju pulau impian
Tempat kubangunkan istana cinta untukmu...
Tunggu aku?
Walau kutahu
Pedih merajai segenap hatimu.
Prasasat koyo sewindu
Ngantu-antu ngenteni tekamu
Bedo duk ngraket asmoro
Nadyan meh rahino
Ning ing roso mung sedelo
Yen lintange panjerino
Melu setyo ngewangi ngenteni
Esemmu nambani ati..
bait-bait tembang ini yang membuatku selalu kokoh mempertahankan ikatan suci cinta...
Karena aku yakin ada kau yang menungguku kembali.
Dan akupun akan selalu memandang ke Timur di pagi yang berselimut kabut
Untuk meyakinkan diriÂ
Lintang Panjer Rino masih setia menjadi petunjuk arahku pulang...
Dan, aku yakin mememukan setiamu dengan senyum penuh cinta
.....
Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI