Aju menyapu seperti biasa dengan frekuensi lebih lambat. Akhirnya dia menyelesaikan tugas menyapu dengan susah payah. Lagi-lagi dia minta tidur.
Setelah itu Suster mendudukkan dia di depan teve. Biasanya dia akan menonton selama satu jam. Kali ini dia duduk dengan mata tertutup. Badannya tampak sekali lemas.
Akhirnya jam 9 dia dibawa ke kamar, tidur. Biasanya jam 10 dia akan tidur pagi.
Jam 10.30 dia dibangunkan untuk makan snack, matanya masih mengantuk. Dia duduk sebentar dan terus mengulang mau tidur.
Jam 12 jadwal makan siang. Aju makan dengan mata sayu. Habis makan ngantuk. Tidak ada jadwal nonton tivi. Aju tidur lagi.
Kenapa Oma gini ya, tanya saya ke Suster.
Oma lagi malas aja barangkali, jawab Suster.
Ya, betul juga. Manusia normal saja kadang-kadang ada rasa malasnya. Malas melakukan apa pun. Hari itu seperti ingin doing nothing. Hari bermalasan tidak mengerjakan satu pun.
Aju memang minum obat cukup banyak. Paling banyak obat penenang untuk mengurangi halusinasi.
Setelah makan malam Aju tidur jam 19. Biasanya jam 20. Kami melepas dia tidur dengan sedikit cemas dan bertanya-tanya.
Kita lihat besok pagi. Biasanya siklus Oma, hari ini tenang, besok rewel, kata Suster.