Soun dan tauge dimasukkan mangkok. Ditambahkannya daun bawang. Kemudian diambilnya kuah soto yang aromanya begitu menggoda. Tak perlu diicipi, toh dia sudah hafal luar kepala dengan bumbu-bumbu seperti biasanya. Pasti sedap.Â
Setelah soun, tauge dan bawang daun disiram kuah soto, Yaya menambahkan bawang goreng dan sledri.Â
Terakhir, ditambahkannya sepotong iga. Sepertinya sudah perfecto dan lezato. Yes..!!!Â
"Sudah matang, Dek? " Kali ini suaminya sudah rapi, harum dan wangi.Â
"Beres! " Kata Yaya sambil tangannya membentuk kode oke.Â
"Silakan, Kangmas! " Kata Yaya sambil tertawa.Â
Suaminya menyendokkan nasi  ke piringnya dan meraih semangkok soto yang disiapkan Yaya.Â
Disendoknya kuah soto penuh perasaan.Â
"Dek...! " Suaminya memandang Yaya dengan sejuta rasa.Â
Yaya tersipu-sipu. Kali ini suaminya pasti akan memuji masakannya.Â
Aromanya saja begitu menggoda. Yaya memejamkan mata bahagia, siap mendengar pujian dan kata-kata manis dari suaminya.Â