Mohon tunggu...
Isna Okta dianti
Isna Okta dianti Mohon Tunggu... Mahasiswa - S1 ARSITEKTUR UNIVERSITAS DIPONEGORO

Saya adalah mahasiswa arsitektur di undip.

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Sosbud

Pelatihan Pembuatan Maket Rumah Sederhana Menggunanakan Stik Es Krim serta Sosialisasi Mengenai Pentingnya Utilitas dalam Rumah

5 Februari 2024   17:40 Diperbarui: 5 Februari 2024   18:38 182
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Sumber: KKN TIM 1 UNIVERSITAS DIPONEGORO. dok. pri

Desa Gunungjaya menjadi saksi atas inisiatif positif dari Tim 1 Universitas Diponegoro melalui Program Kuliah Kerja Nyata (KKN). Sebuah program yang merangkul pendekatan pembelajaran berbasis masyarakat, KKN Tim 1 Desa Gunungjaya memilih pendekatan kreatif dengan menyelenggarakan pelatihan membuat maket rumah sederhana dari stik es krim, sekaligus menyosialisasikan pentingnya utilitas dalam rumah kepada siswa di SD Negeri 3 Gunungjaya. 

Dalam rangka meningkatkan kreativitas dan kesadaran lingkungan di kalangan anak-anak, pada tanggal 26 Januari 2024 KKN Desa Gunungjaya menyelenggarakan pelatihan unik yang menggabungkan pembuatan maket rumah sederhana menggunakan stik es krim dengan sosialisasi mengenai pentingnya utilitas dalam rumah. Inisiatif ini tidak hanya bertujuan untuk melibatkan siswa dalam kegiatan kreatif, tetapi juga untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang peran utilitas dalam kehidupan sehari-hari.

Pelatihan Kreatif: Membuat Maket Rumah dengan Stik Es Krim

1. Persiapan dan Peralatan:

  • Mahasiswa KKN bersama-sama menyiapkan stik es krim yang sudah dirancang membentuk rumah, lem tembak, gunting, spidol, dan penggaris.

2. Kreativitas Anak-anak:

  • Para siswa diajak untuk membuat atap dan merancang desain rumah sederhana menggunakan stik es krim. Ini menjadi platform untuk mengekspresikan kreativitas mereka.

3. Pembuatan Struktur Dasar:

  • Struktur dasar sudah dibuat dan disiapkan oleh mahasiswa KKN sehingga para siswa hanya harus menempel atap dan menghias rumahnya saja.

4. Detail Tambahan dan Pewarnaan:

  • Siswa dapat menambahkan detail seperti jendela, pintu, dan atap menggunakan stik es krim yang dipotong. Pewarnaan dengan spidol menjadi langkah selanjutnya untuk memberikan kehidupan pada maket.

5. Kebersamaan dalam Perakitan:

  • Proses perakitan maket dilakukan secara berkelompok, mengajarkan siswa untuk bekerja sama, berbagi ide, dan membangun keterampilan sosial.

6. Presentasi dan Pameran:

  • Setelah selesai, setiap kelompok dapat mempresentasikan maket mereka. Pameran hasil karya menjadi momen yang menggembirakan untuk memamerkan kreativitas anak-anak.
    Sumber: KKN TIM 1 UNIVERSITAS DIPONEGORO/dok. pri
    Sumber: KKN TIM 1 UNIVERSITAS DIPONEGORO/dok. pri
  • Manfaat Pelatihan:
    • Kreativitas: Pelatihan ini merangsang kreativitas peserta, memungkinkan mereka untuk berekspresi melalui pembuatan maket yang unik dan personal.
    • Keterampilan Manual: Membuat maket dengan stik es krim membantu meningkatkan keterampilan manual peserta, seperti pemotongan dan perakitan.
    • Kerjasama: Kegiatan ini dapat menjadi sarana untuk meningkatkan kerjasama dalam kelompok, terutama jika pelatihan dilakukan secara kelompok.

Sosialisasi: Pentingnya Utilitas dalam Rumah

Setelah melatih kreativitas, saatnya menyadarkan peserta akan pentingnya utilitas dalam rumah. Sosialisasi ini dilakukan dengan metode presentasi dan diskusi mengenai aspek-aspek berikut:

  1. Pengelolaan Air Bersih dan Kotor:

    • Sumber air bersih berasal dari air PDAM serta air tanah (air sumur) kemudian disalurkan ke tangki air agar dapat digunakan untuk kebutuhan sehari-hari seperti mandi, minum, cuci, dll.
  2. Pencegah Kebakaran:

    • Penggunaan APAR untuk pencegahan kebakaran pada rumah serta penggunaan smoke detector untuk mendeteksi asap yang berlebihan pada bagian dapur.
  3. Tata Udara dan Ventilasi:

    • Rumah harus memiliki bukaan pintu dan jendela yang lebar serta memiliki lubang ventilasi agar sirkulasi udara di dalam rumah menjadi baik. Rumah juga bisa dilengkapi dengan AC untuk mengkondisikan udara.
  4. Pencahayaan dan Kelistrikan:

    • Menggunakan lampu yang mempunyai watt rendah namun nyalanya terang untuk dapat menghemat listrik. Rumah juga harus dilengkapi dengan sekring, stopkontak, dan saklar serta menggunakan genset untuk listrik cadangan.
  5. Transportasi dalam Rumah:

    • Rumah harus memiliki koridor, selasar, dan juga tangga untuk menghubungkan ruang satu dengan yang lainnya. Penghubung dalam rumah tidak boleh terhalangi oleh barang-barang lain sehingga tidak mengganggu mobilitas pengguna.
  6. Keamanan dalam Rumah:

    • Untuk mewujudkan rumah yang aman dan nyaman, rumah harus dilengkapi dengan pagar rumah dan kamera pengawas untuk mencegah tindak kejahatan.

Kesimpulan:

Pelatihan ini tidak hanya tentang menciptakan maket rumah kreatif dengan stik es krim, tetapi juga memberikan pemahaman mendalam mengenai pentingnya utilitas dalam rumah. Dengan demikian, setiap stik es krim yang digunakan untuk membuat maket menjadi metafora dari fondasi kuat yang dibutuhkan setiap rumah. Melalui kegiatan ini, kita dapat melibatkan masyarakat dalam memahami betapa pentingnya membangun dan menjaga rumah dengan bijak, menciptakan lingkungan yang nyaman dan berkelanjutan.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Ilmu Sosbud Selengkapnya
Lihat Ilmu Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun