Mohon tunggu...
Inosensius I. Sigaze
Inosensius I. Sigaze Mohon Tunggu... Lainnya - Membaca dunia dan berbagi

Mempelajari ilmu Filsafat dan Teologi, Politik, Pendidikan dan Dialog Budaya-Antaragama di Jerman, Founder of Suara Keheningan.org, Seelsorge und Sterbebegleitung dan Mitglied des Karmeliterordens der Provinz Indonesien | Email: inokarmel2023@gmail.com

Selanjutnya

Tutup

Sosbud Artikel Utama

Ada 5 Pengaruh Positif Media Sosial bagi Perubahan Cara Pandang Manusia

8 Mei 2021   01:19 Diperbarui: 8 Mei 2021   11:03 940
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Sisi positif media sosial (Sumber: pexels.com/Lisa)

5. Media sosial itu telah mengubah kebiasaan manusia untuk belajar membaca setiap hari
Sejauh pengamatan pribadi, terlihat bahwa minat baca tumbuh khususnya di lingkungan masyarakat yang sebelumnya jauh dari kultur membaca di media sosial.

Meskipun demikian, kesimpulan ini perlu dibuktikan dengan penelitian lebih lanjut. Mengapa? 

Ini hanya sebuah riset kecil yang sederhana. Saya pernah menulis suatu artikel lalu mengirim melalui whatsapp ke grup-grup yang saya kenal.

Artikel itu tidak pernah dikirim ke grup lain, selain satu artikel untuk satu grup. Nah seminggu kemudian saya melihat kembali data tentang berapa yang baca artikel itu. 

Nah, rupanya minat baca pada awal ketika media sosial itu lagi booming itu sangat tinggi dibandingkan dengan ketika orang menjadi terbiasa dengan media sosial.

Ada beberapa kemungkinan yang menjadi temuan pribadi, mengapa ada perubahan minat baca:

1. Minat baca itu kecil dari orang-orang yang kita kenal. Entah karena mereka mengenal latar belakang yang menjengkelkan karena pernah mengkritik mereka, entah karena rasa iri, dan lain sebagainya.

2. Minat baca tergantung dari tema, jika tema itu bersentuhan langsung dengan kehidupan mereka, maka sangat mungkin artikel itu akan dibaca. 

3. Minat baca lebih terkait tema-tema seperti: bencana, peristiwa dan kematian tokoh tertentu.

4. Tentu, minat baca itu tergantung dari isi tulisan dan formulasi bahasa yang digunakan. Aspek kualitas tulisan tidak bisa disepelekan.

5. Secara umum ternyata tulisan di media sosial bisa dibaca sekurang-kurangnya dalam setahun mencapai 15 ribu-20 ribu pembaca. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
Mohon tunggu...

Lihat Konten Sosbud Selengkapnya
Lihat Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun