Saat melakukan renovasi atau dekorasi rumah, pilihlah material daur ulang untuk mengurangi limbah dan jejak karbon. Misalnya, Anda bisa menggunakan furnitur dari kayu daur ulang, lantai dari bahan ramah lingkungan, atau karpet dari bahan daur ulang. Saat merenovasi atau membeli perabot baru, pilih produk yang dibuat dari material daur ulang atau ramah lingkungan. Cari sertifikasi seperti FSC (Forest Stewardship Council) untuk kayu berkelanjutan.
5. Meminimalkan Penggunaan Plastik
Plastik adalah salah satu sumber polusi terbesar di dunia, dan salah satu cara untuk mengurangi dampak negatifnya adalah dengan meminimalkan penggunaannya di rumah. Gantilah penggunaan kantong plastik, botol plastik, dan wadah plastik dengan alternatif yang lebih ramah lingkungan seperti kantong kain, botol kaca, atau wadah stainless steel. Mulailah dari dapur Anda. Gantilah kantong plastik sekali pakai dengan kantong kain, dan pilih peralatan makan yang bisa digunakan kembali.
6. Menciptakan Ruang Hijau dengan Tanaman
Menambahkan tanaman dalam rumah tidak hanya membuat udara lebih segar, tetapi juga menambah estetika ruang. Tanaman dalam ruangan membantu menyerap karbon dioksida dan memproduksi oksigen, menjadikannya tambahan yang ramah lingkungan dan menenangkan untuk rumah Anda. Pilih tanaman yang mudah dirawat seperti lidah mertua, monstera, atau kaktus untuk ditanam di dalam rumah. Tempatkan tanaman di area yang sering Anda gunakan seperti ruang tamu dan kamar tidur.
7. Mengelola Sampah Rumah Tangga dengan Benar
Pengelolaan sampah yang baik adalah salah satu kunci utama dalam menciptakan rumah yang ramah lingkungan. Pisahkan sampah organik dan anorganik, serta pastikan untuk mendaur ulang bahan-bahan seperti plastik, kaca, dan kertas. Buat sistem pemisahan sampah di rumah dengan menyediakan tempat sampah khusus untuk sampah organik, plastik, kaca, dan kertas. Anda juga bisa memulai kompos dari sampah dapur untuk digunakan sebagai pupuk bagi tanaman.
8. Menggunakan Peralatan Elektronik yang Hemat Energi
Pilihlah peralatan rumah tangga yang memiliki sertifikasi hemat energi seperti Energy Star. Peralatan seperti kulkas, mesin cuci, dan AC yang hemat energi akan mengurangi konsumsi listrik rumah Anda secara signifikan. Saat membeli peralatan elektronik baru, pastikan memilih produk dengan label hemat energi. Hal ini tidak hanya menghemat biaya listrik tetapi juga mengurangi dampak lingkungan.
9. Memaksimalkan Penggunaan Cahaya Alami
Mengurangi ketergantungan pada lampu listrik dengan memaksimalkan cahaya alami adalah langkah sederhana lain yang dapat Anda lakukan untuk membuat rumah lebih ramah lingkungan. Desain jendela yang besar dan skylight bisa membantu memperbanyak masuknya sinar matahari ke dalam rumah. Jika memungkinkan, pasang jendela besar di sisi rumah yang menghadap sinar matahari pagi. Selain itu, gunakan tirai yang ringan agar sinar matahari dapat masuk lebih banyak ke dalam rumah.