Mohon tunggu...
Indrifairy Isharyanti
Indrifairy Isharyanti Mohon Tunggu... Freelancer - Blogger/Influencer/IRT

Love travelling, shopping, eating

Selanjutnya

Tutup

Trip Pilihan

Inilah 3 Alasan Ikut Acara HUT ke-9 KETAPELS

26 Januari 2025   23:04 Diperbarui: 27 Januari 2025   03:36 76
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Hari ulang tahun ke-9 komunitas KETAPELS (Kompasianer TangSel Plus) sudah semakin dekat, namun hingga H-2 saya belum juga menerima undangannya, padahal saya yakin sudah mengisi link pendaftaran yang tertera di flyer acara tersebut dengan baik dan benar, akhirnya harapan untuk hadir di acara tersebut sempat kandas ketika tidak menemukan nama saya di barisan nama-nama peserta yang sudah diumumkan di akun Instagram @ketapels_ tersebut, dengan berbesar hati sayapun berkomentar agar bisa ikut next event yang dibuat oleh ketiga komunitas solid tersebut.

Ternyata yang namanya rezeki itu emang enggak kemana-mana ya kak, sekitar pukul 10 malam saya mendapat DM dari admin Instagram KETAPELS yang mengabarkan kalau masih ada slot buat saya untuk hadir, jujurly saya sempat ragu-ragu karena belum mendapatkan ijin dari pak suami apalagi event nya lumayan pagi dan lokasinya jauh dari Cibubur, tapi balik lagi ke rezeki suami saya akhirnya mengizinkan saya untuk datang.

Peserta HUT ke-9 Ketapels
Peserta HUT ke-9 Ketapels

Dengan semangat 1908 sesuai dengan Museum yang akan saya kunjungi, saya melangkah menerobos hujan gerimis yang mengguyur kota Jakarta pada pagi hari itu, sayapun rela berjalan kaki dari halte bus Transjakarta Kwitang hingga ke lokasi yaitu Museum Kebangkitan Nasional yang berlokasi di Jl. Abdul Rachman Saleh No. 26 Senen, Kota, Jakarta Pusat.

Sekitar pukul 08.30 saya tiba di Museum tersebut, pertama kali melihat bangunan yang megah ini saya sempat berdecak kagum dengan arsitektur masa lampau yang begitu kokoh, desainnya sudah lumayan modern dengan tetap mempertahankan area terbuka hijau disekitarnya, pokoknya aku langsung suka dengan bangunan ini sejak pertama kali melihatnya. 

Kembali ke acara HUT KETAPELS ke-9 yang dibuka dengan registrasi peserta dan pembacaan naskah puisi oleh Kak Windu dan Kak Denik juga salah satu peserta acara yang hadir, kemudian acara dilanjutkan oleh MC yang memberikan pantun dan celoteh lucu sehingga membuat kami semua seringkali terpingkal-pingkal, kak MC juga memandu acara dengan sangat baik apalagi ketika beliau membagikan hadiah di sesi Quiz, pertanyaan demi pertanyaan yang di lontarkan banyak berisi inforrmasi menarik.

Kalau boleh jujur, saya pribadi bukanlah member KETAPELS, KOMIK ataupun LADIESIANA tetapi kok bisa ikutan acara ini?Jadi begini ya kakak-kakak, selalu terbuka kesempatan bagi siapa saja yang ingin belajar & ingin memperluas pertemanan apalagi bisa sambil berwisata sejarah, oleh karena terbuka untuk umum akhirnya saya mendaftar di acara bertajuk "Silaturahmi Sambil Belajar Bikin Skrip Film" tersebut, diikuti oleh 3 (tiga) alasan lainnya, apa sajakah itu? 

Alasan pertama : Hobi Berwisata Sejarah

Sejak kecil, saya paling suka jika diajak ayah tempat-tempat bersejarah, meskipun waktu itu belum banyak Museum yang bisa saya kunjungi, lalu ketika mulai bekerja di sebuah perusahaan penerbangan, saya seringkali mengambil jatah cuti dan tiket compliment untuk terbang ke daerah-daerah yang ada objek wisata sejarahnya baik itu Museum, Candi hingga Benteng peninggalan para penjajah yang masih terawat hingga saat ini, hobi saya yang unik ini ternyata masih melekat di diri saya hingga saya berkeluarga, makanya saya seringkali mengajak anak-anak dan suami long wikenan di Museum sekitaran Jakarta, selain tiket masuknya murah, anak-anak jadi paham sejarah Indonesia tercinta.

Museum Kebangkitan Nasional
Museum Kebangkitan Nasional

Nah bicara tentang Museum Kebangkitan Nasional, menurut saya menjadi museum paling hijau yang pernah saya lihat, lorong-lorongnya terang dan tidak menyeramkan, kamar mandi dan musholla nya juga bersih, soal edukasi yang saya dapat disini juga cukup lengkap, ada pemandu Museum dengan sejarah lengkap di luar kepala, hingga tulisan dan penjelasan pada diorama Museum tersebut.

Alasan Kedua : Kepo Dengan Komunitas KETAPELS, KOMIK dan LADIESIANA

Secara diam-diam sebenarnya saya sering stalking akun Instagram ke-3 Komunitas tersebut dan melihat langsung bagaimana mereka berkegiatan, kok seru banget gitu...keinginan untuk join langsung merasuki tubuh saya tetapi kendalapun muncul karena saya belum menjadi member aktif disana, ternyata khususon acara ini peserta umum boleh ikut, yowiss rezeki banget bisa hadir di perayaaan selebrasi KETAPELS yang di naungi oleh Kak Denik Erni sebagai Ketua Komunitas dan bonusnya lagi, di hari itu saya bisa bertemu dengan Kak Dewi Puspa ketua Komunitas KOMIK dan kak Windu selaku Komunitas LADIESIANA.

Penyerahan penghargaan 
Penyerahan penghargaan 

Alasan Ketiga : Ingin Belajar Cara Bikin Skrip Film

Sesi yang ditunggu-tunggu oleh para peserta tiba yaitu belajar bareng kak Yovan Nainggolanseorang Pekerja film yang membidangi berbagai TV Series seperti Jeng Kelin dan Tetangga Masa Gitu, serta penggarap naskah Nightmare Side: Delusional. Menurut mas Yovan, di Indonesia masih dibutuhkan banyak penulis naskah berbakat yang isi filmnya nanti terdapat sebuah pesan yang bermanfaat setelah menontonnya. 

Memilih seseorang sesuai dengan karakter yang akan diperankan dalam film kita, juga merupakan faktor yang sangat penting agar tercipta karakter yang Ikonik dan ditonton banyak orang. Pesan penting dari kak Yovan kepada kami yang punya hobi menulis Blog adalah berlatih dengan sungguh-sungguh dan jangan takut untuk mencoba hal-hal baru seperti menulis novel, hingga nantinya bisa menulis skrip atau naskah film.

Narasumber Yovan Nainggolan
Narasumber Yovan Nainggolan

Narasumber yang satu ini memang sangat humble, selain berbagi ilmunya yang luar biasa beliau juga berbagi pengalamannya selama menjadi penulis skrip ataupun naskah film, TV series maupun menjalankan profesinya sebagai Ghostwriter.

Sebelum acara ditutup, ada sesi menonton film sejarah kebangkitan nasional Indonesia melalui layar proyektor, cerita yang diangkat dari film tersebut menggambarkan perjalanan dr. Wahidin Sudirohusodo sebagai anak muda yang berprestasi dan berjuang untuk kebangkitan Indonesia, beliau juga memperjuangkan beasiswa pendidikan untum rakyat Indonesia agar bisa bersekolah meski harus melewati jalan yang tak selalu mulus hingga harus berhadapan langsung dengan penjajah Belanda pada masa itu. 

Setelah menonton film ini saya jadi semakin paham akan terciptanya Organisai Budi Utomo dan diperingatinya Hari Kebangkitan Nasional setiap tanggal 20 Mei, apalagi setelah mendengar penjelasan Bapak Nurkhosim selaku perwakilan dari Museum Kebangkitan Nasional tentang sejarah lengkap gedung Stovia tersebut yang merupaka cikal bakal Fakultas kedokteran Universitas Indonesia.

Setelah acara selebrasi HUT KETAPELS, pemberian penghargaan & tanda terimakasih untuk loyal member, kami diajak Tour Museum Kebangkitan Nasional. Buat saya ini paket komplit banget sih, jadi buat kalian yang mau ikutan acara seru lainnya follow @ketapels_ @komik_kompasiana @k_ladiesiana @muskitnasofficial

Selebrasi
Selebrasi

Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Trip Selengkapnya
Lihat Trip Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun