Tanpa disadari kita pun jadi ikut belajar tentang penamaan ilmiah tanaman dalam bahasa latin. Saya yakin jika sering membaca penamaan latin, bisa cepat tertanam dalam alam bawah sadar dan bahkan hapal.Â
Bisa jadi justru kita bisa mendapatkan nilai bagus saat mata pelajaran ilmu alam atau biologi karena mampu menjelaskan nama tanaman baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa latin.Â
Memahami Lebih Detail Obat Alternatif
Saat ini masyarakat sudah sangat mengandalkan obat hasil industri untuk menyembuhkan penyakit. Bahkan dalam tulisan kesehatan sebenarnya mengonsumsi obat dalam jangka panjang tidaklah bagus.
Dikhawatirkan akan memberikan efek samping bahkan bakteri/virus justru kian kebal dalam tubuh yang membuat pengguna perlu meningkatkan dosis penggunaan obat.Â
Ini berbeda jika kita mengonsumsi obat dari tanaman toga. Karena bersifat alami dan tidak ada bahan kimia maka tanaman obat aman digunakan dalam jangka panjang.Â
Contoh tanaman kumis kucing telah dikenal sebagai obat untuk penderita infeksi ginjal, infeksi kandung kemih maupun sakit kencing batu.Â
Lidah buaya sering digunakan tidak hanya menjaga kesehatan rambut juga dapat untuk perawatan wajah. Daun sirih dipercaya dapat membantu mengurangi permasalahan mimisan, bau mulut, jerawat, sariawan dan sebagainya.Â
Di pekarangan rumah dulu banyak tertanam temulawak. Saya baru tahu jika tanaman ini berkhasiat untuk sakit demam, sakit kepala, maag, sakit asma dan penyakit di sekitar dada.Â
# Menciptakan Masyarakat Sehat