Mohon tunggu...
Indar Cahyanto
Indar Cahyanto Mohon Tunggu... Guru - Belajar

Belajarlah untuk bergerak dan berkemajuan

Selanjutnya

Tutup

Sosbud

Peristiwa 16 November 2023 di Gedung Guru Indonesia

20 November 2023   22:05 Diperbarui: 20 November 2023   22:10 554
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Sosbud. Sumber ilustrasi: KOMPAS.com/Pesona Indonesia

Pagi itu dikala matahari menampakkan cahayanya

Panas matahari dikala pagi hari menyelimuti Gedung Guru Indonesia

Terlihat sekolompok orang memakai batik Kusuma Bangsa

Menggeruduk masuk ke gedung guru Indonesia di Jakarta

Aku bertanya di dalam hati ada apa gerangan yang terjadi di Gedung Guru Indonesia

Tak biasanya gedung Guru Indonesia sontak ramai seketika

Mendadak suara notifikasi WA berbunyi 

Pesan dari seorang sahabat guru yang bertanya

Sepucuk SK Kemenkumham mendadak viral  mengatasanamakan Pengurus Baru PB PGRI

Konflik mendera menjelang Pesta Demokrasi di Indonesia

Teringat ketika catatan sejarah masa lalu dari perjalanan PGRI

Ketika itu zaman pemerintahan Orde Lama

Kala itu paham komunisme tengah menginfiltrasi masyarakat Indonesia

PGRI pun terbelah menjadi dua sayap kepengurusan yang berbeda idiologi

Sekelompok orang guru yang mengatasnamakan Pengurus Baru PGRI

Datang ke Gedung Guru Indonesia

Ingin mengambil alih kepengurusan PB PGRI

Berbekal sepucuk surat SK dari Kemenkumham RI

Padahal Ketika itu semua guru asyik mengajari anak didiknya

Bercerita dan membangun nalar berfikir positif

Berdiskusi memecahkan suatu tema persoalan

Merangsang  ide kreatif dan inovatif

Mengembangkan suatu narasi pengetahuan

Demi negara Indonesia yang berbhineka Tunggal Ika

Mereka datang dengan wajah yang siap berdebat dan berdiskusi

Beradu pendapat Membangun Argumentasi yang Fiksi

Suasana halu dan fiksi mendera di gedung guru Indonesia menjelang tengah hari

Keributan kecil pecah yang akhirnya mengundang Polisi

Malu ketika organisasi guru berebut kuasa

Tanpa ada hujan dan petir yang sebelumnya melanda

Hanya soal berbeda pendapat dan pandangan mendadak ramai seketika

Begitu naifnya hasrat ingin berkuasa dengan dalih kongres luar biasa

Muka organisasi guru tercemar sekitika dan menjadi perbincangan dijagat maya

Replika patung ganesha di serambi gedung guru Indonesia 

menjadi saksi bisu  dari kisah keinginan pengambilah alihan gedung guru Indonesia

Dari sekelompok guru hasil kongres luar biasa

Yang meninggalkan tugas mengajar demi segenggam kuasa 

Slogan  Hidup Guru! Hidup PGRI! Solidaritas Yes! hilang seketika

Solidaritas pudar dengan aksi dan warna mengeruduk gedung guru Indonesia

Sikap seorang guru bak hantu di siang hari

Hilang dengan logika Kongres Luar Biasa

 

Peristiwa 16 November 2023 tak kan pernah ku lupa

Kan ku kenang sepanjang waktu

Dalam catatan perjalanan sejarah organisasi PGRI

Batik Kusuma Bangsa yang dipakai untuk mengeruduk gedung guru Indonesia

Dan Replika patung ganesha menjadi saksi bisu 

Di bawah tulisan Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia

Konflik mendera akibat segelintir oknum guru berebut kuasa di PGRI

Menjaga Marwah Gedung Guru Indonesia

Ditengah Ujian dan Badai dibawah kepemimpinan seorang Ibu

Berjuang membersamai para guru 

Menyuarakan hak derajat martabat para guru di Indonesia

Garis lurus menyuarakan suara guru dari seorang Ibu

Dialah Sosok Guru Besar Prof.Dr. Unifah Rosyidi

Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
  6. 6
Mohon tunggu...

Lihat Konten Sosbud Selengkapnya
Lihat Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun