Mohon tunggu...
Imelia Karti
Imelia Karti Mohon Tunggu... Mahasiswa - Student

Life is an Adventure

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Alam & Tekno

Kreativitas Tanpa Batas Sebagai Content Creator

24 Juni 2021   17:39 Diperbarui: 24 Juni 2021   17:41 142
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Hai para Kompasianer, nama saya Imelia, inilah cerita saat awal mula saya sebagai Content Creator. Buat kalian yang ingin tahu secara mendalam, silahkan simak hal-hal berikut ini!

Adanya perkembangan teknologi mengalami kemajuan yang sangat pesat pada saat ini, khususnya dalam sektor Teknologi Informasi dan Komunikasi. Efek yang diberikan pun sangat beragam. Hal ini dapat membantu segala aktivitas manusia. Semakin mudahnya dalam berkomunikasi dengan orang lain juga merupakan dampak dari kemajuan teknologi ini, sehingga kita tidak susah lagi seperti pada zaman dahulu.

Jika kita mendengar kalimat Content Creator, mungkin sudah tidak asing di telinga kita ya, khususnya bagi generasi milenial. Content Creator adalah seseorang yang memiliki pekerjaan membuat atau  menciptakan suatu karya berupa foto, video, tulisan, atau campuran di antara ketiganya. Selanjutnya karya dapat dipublikasi pada media sosial, seperti Instagram, Youtube, Blog pribadi, atau Tik Tok yang merupakan aplikasi yang viral akhir-akhir ini.

Pengalamana saya dimulai ketika pada awalnya saya hanya ingin mencari informasi dari suatu akun tertentu. Kemudian tertarik dan ingin mencoba membuat konten seperti foto, yang selanjutnya saya posting pada akun Instagram saya. Ketika saya menjumpai berbagai fitur baru di Instagram, saya semakin tertarik dalam membuat konten. Terlebih lagi banyak aplikasi pendukung lain untuk mengelola karya agar lebih menarik lagi.

Pasti setiap orang memiliki akun Instagram kan? Pengguna meningkat pada setiap tahunnya sehingga menjadikan Instagram sebagai aplikasi populer di dunia. Dilansir dari bisnis.com, pada Januari sampai April 2019, negara kita Indonesia selain menjadi pengguna Facebook terbanyak di dunia, juga menempati urutan ke empat dengan pengguna Instagram terbanyak di seluruh dunia.

Para pengguna akan tetap mengakses Instagram karena konten yang ada pada aplikasi ini sangat  seru dan menarik mengikuti hal yang sedang viral. Kita bisa mengunggah konten di mana saja dan kapan saja. Konten yang kita sajikan sebaiknya dibuat semenarik mungkin agar dapat mendatangkan feedback positif kepada kita. Oleh karena itu, tingkat berkualitasnya konten merupakan hal yang wajib diperhatikan.

Semakin meningkatnya pengguna Instagram, kemudian saat ini Instagram dijadikan sebagai media untuk mencari penghasilan. Instagram sebagai tempat untuk berjualan oleh para pelaku usaha. Sistemnya kita dapat menawarkan produk secara online. Tidak sedikit pengguna yang memilih dan memutuskan untuk membeli produk tersebut. Sampai saat ini Instagram juga telah memiliki akun tersendiri untuk melakukan bisnis.

Instagram merupakan aplikasi yang bisa dikatakan multifungsi. Jadi selain kita dapat mengabadikan momen spesial, kita juga bisa menjual produk kita dengan fitur katalog. Fitur ini sebagai tempat meletakkan produk kita nantinya. Produk dapat dipublikasi sesuai dengan keinginan kita masing-masing. Dengan adanya fitur label harga, sebelum diunggah kita juga bisa menambahkan harga pada unggahan tersebut agar pengguna dengan mudah mengetahuinya.

Karena Instagram fokus pada visual yang diberikan, kita hendaknya mengunggah foto produk sehingga dapat menarik perhatian. Caranya sangat mudah yaitu memadukan warna-warna yang senada dan bisa juga menerapkan suatu tema tertentu. Sebagai pengguna pada umumnya, untuk melakukan pencarian produk yang diinginkan, kita dapat langsung mencari dengan menuliskan username Instagram yang dimaksud atau bisa juga menuliskan hashtag sesuai dengan apa yang dicari.

Keunggulan Instagram adalah aplikasi ini tidak berbayar alias gratis, sehingga dalam setiap kita mencari berita atau informasi, mempublikasi konten, melakukan bisnis, dan melayani direct messages dari pembeli tidak akan dikenakan biaya lagi. Aplikasi ini sangat menarik, inovatif, dan menyenangkan bagi para pengguna. Aplikasi Instagram ini sangat friendly, yang mana tidak mengalami trouble sama sekali ketika mengaksesnya. Harapannya kita secara maksimal dapat memanfaatkannya dengan baik.

Selain memiliki berbagai kelebihan, ternyata terdapat kelemahan dari aplikasi ini. Jadi Instagram adalah aplikasi yang termasuk banyak mengintip data pengguna. Dikutip dari suara.com, kasus ini diteliti menggunakan fitur label privasi dari brand Apple yang terdapat di App Store. Instagram menduduki peringkat nomor satu dalam hal pengambilan data untuk layanan iklan. Maka tak heran jika sering muncul iklan atau promosi dari suatu akun tertentu dalam beranda kita ketika mengaksesnya.

Banyak yang tidak mengetahui bahwa sebenarnya Instagram telah merekam aktivitas kita, misalnya pada saat melakukan pencarian akun tertentu. Pada halaman pencarian, secara otomatis Instagram menampilkan konten yang berkaitan dengan riwayat pencarian kita tersebut. Pendapat kalian tentang hal ini bagaimana? Sangat disayangkan bukan? Aplikasi populer di dunia yang sangat bermanfaat ternyata memiliki kekurangan yang dapat merugikan para penggunanya.

Content Creator pada Youtube dinamakan Youtuber. Youtube yang juga merupakan aplikasi populer di dunia setelah Instagram. Tidak hanya Public Figure atau selebgram, orang seperti kita juga dapat melakukean eksperimen berkarya membuat konten agar dapat dikenal oleh masyarakat luas. Selama ini, para Public Figure dan Selebgram yang sudah terkenal di Instagram, kini memiliki perkerjaan lain yaitu menajdi Youtuber. Dengan demikian, secara cepat subscribersnya meningkat karena memang sudah terkenal di dunia entertaintment.

Banyak akun dari instansi atau lembaga berwajib telah memiliki akun Youtube. Pada aplikasi ini memang difokuskan pada konten video yang berdurasi panjang hingga berkisar dua sampai tiga jam. Karena pada Instagram hanya dapat mengunggah video dengan durasi pendek saja, kemudian video diunggah melalui akun Youtube ini. Konten pada Youtube dapat dikemas sekreatif mungkin agar menarik sehingga disukai banyak orang dan menjadikan viewers dan subscribers Youtubenya meningkat, karena kreatif adalah sesuatu yang wajib dikembangkan.

Play Store dan App Store menyediakan beragam aplikasi yang digunakan untuk keperluan editing konten, sehingga kita dengan mudah memilih aplikasi yang ingin diinstal. Ketika sedang melakukan editing video pada aplikasi tersebut, kita dapat menambahkan efek seperti musik dan suara agar video yang dihasilkan tidak terlalu membosankan dan membuat pengguna enggan menonton.

Instansi atau lembaga tertentu biasanya mempublikasi kontennya berupa informasi lembaga tersebut yang bersifat formal. Public Figure dan Selebgram biasanya membuat konten berupa vlog pribadi mereka saat travelling ke suatu tempat, berwisata kuliner, melakukan QnA dengan penggemarnya. Terkadang banyak konten padaYoutube yang membahas tips atau tutorial membuat sesuatu, seperti tutorial membuat hidangan, tutorial make up dan sebagainya.

Laman kompas.com menyebutkan bahwa gaji seorang Youtuber rata-rata 18 dollar AS setiap 1000 tampilan iklan, atau sama dengan tiga sampai lima dollar per tampilan video. Penghitungan gaji Youtuber didasarkan pada setiap 1.000 tayangan yang ditonton. Jika dilihat dari perhitungan forbes, satu konten video dengan satu juta jumlah tayangannya, akan menghasilkan lebih dari 500 dollar AS. Apakah kalian sudah tertarik dan ingin mencobanya?

Youtuber merupakan pekerjaan yang kini mulai dilirik setiap orang, khususnya para generasi milenial. Aplikasi Youtube tidak hanya sebagai media untuk menonton video saja, namun didalamnya kita dapat berkreasi dengan mengunggah konten sehingga menghasilkan penghasilan. Pastinya konten harus dibuat berkualitas dan menarik perhatian. Dengan demikian publik akan sendirinya muncul rasa ingin tahu dan segera menontonnya. Semakin banyak viewers yang menonton konten kita maka semakin banyak pula penghasilan yang kita didapatkan.

Sesuatu yang perlu dikembangkan demi sebuah konten yang sesuai dengan apa yang kita harapkan yaitu dengan menciptakan konten yang berkualitas, unik, dan menarik perhatian orang lain. Apapun karya sebaiknya mencerminkan apa yang menjadi ciri khas diri kita masing-masing. Kita juga harus memfokuskan pada konten yang disampaikan dengan selalu update untuk mencari informasi yang menjadi trending saat ini. Berkolaborasi dan bertukar pikiran dengan para Content Creator lain agar saling bertukar pendapat juga merupakan hal yang wajib dilakukan. Jadi, kita harus memaksimalkan penciptaan konten sehingga memberikan manfaat bagi orang lain.

Oleh: Imelia Puspita Karti, Mahasiswa Ilmu Komunikasi, Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Ilmu Alam & Tekno Selengkapnya
Lihat Ilmu Alam & Tekno Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun