gambar dokumen pribadi
Narasumber pelatihan kali ini adalah Dail Ma”ruf, M. Pd. Beliau lahir di Serang, Banten. Sedangkan moderatornya Lely Suryani, S. Pd. SD. Materi pelatihan GMLD kali ini adalah Melejitkan potensi Diri di Era Digital. Menurut Pak Dail Ma.ruf mengajukan pertanyaan kepada kita semua mengapa kita harus melejitkan potensi diri di era digital? Jawabannya akan diuraikan seperti di bawah ini.
Ada enam alasan mengapa kita harus terus mengembangkan potensi diri di era digital yaitu: Pertama Meningkatkan Daya Saing : Di era digital, persaingan di dunia kerja semakin ketat. Mengembangkan potensi diri, seperti keterampilan teknologi, komunikasi, dan kreativitas, membantu Anda tetap relevan dan kompetitif di pasar kerja yang terus berkembang. Kalau kita tak punya daya saing ya tidak laku. maka supaya tetap laku harus terus meningkatkan potensi dengan TERUS BELAJAR
Kedua Adaptasi terhadap Perubahan.eknologi berkembang sangat cepat, dan banyak pekerjaan atau bidang usaha yang berubah drastis. Dengan terus belajar dan meningkatkan keterampilan, Anda akan lebih mudah beradaptasi terhadap perubahan ini, termasuk menghadapi pekerjaan yang semakin mengandalkan teknologi.
Ketiga harus bisa beradaptasi dulu saya juga jadul -- karena kenal om Jay da Bu lely -- jadi berubah -- mau beradaptasi -- lumayan sedikit tak gaptek. Menciptakan Peluang Baru. Era digital memberikan banyak peluang, seperti bisnis online, pekerjaan lepas, dan konten kreator. Dengan mengembangkan potensi diri, Anda dapat memanfaatkan peluang ini untuk meningkatkan kualitas hidup dan mencapai tujuan. Ada peluang, misal karena kita melek digital maka kita bisa pasang ststus WA atay FB--- kita punya produk kue-- dipoto -- diposting -- ada yang orderjadi saja rejeki
Keempat, Meningkatkan Efisiensi dan Produktivitas. Keterampilan digital seperti menggunakan perangkat lunak, alat kolaborasi, atau kecerdasan buatan dapat membantu Anda bekerja lebih efisien. Ini tidak hanya berlaku di dunia kerja, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari.
Kelima, Memperluas Jaringan dan Relasi Digitalisasi memungkinkan orang untuk terhubung dengan mudah melalui platform seperti media sosial atau komunitas online. Mengembangkan potensi diri dalam berkomunikasi dan berinteraksi secara digital dapat membantu Anda membangun jaringan yang lebih luas.
Keenam, Meningkatkan Kreativitas dan Inovasi. Dengan akses ke informasi yang melimpah dan alat-alat kreatif berbasis teknologi, Anda bisa menemukan cara-cara baru untuk menyelesaikan masalah, menciptakan produk, atau memberikan solusi inovatif.
Sebagai pengguna media sosial, cara paling pertama adalah temukan Passion anda. Apa yang paling kuat dari diri anda plus bikin anda semangat serta bahagia. Kalau memang menulis atau bikin konten video maka terus kembangk termasuk saya yang suka menulis -- namun tak pede mempublikasikan.
Nah, karena kita ini era digital maka harus punya akun medsos. Kalau Wa dan Fb kan sudah umum maka kita harus punya BLOG. Kalau yang belum tahu apa BLOG dan bagaimana buat Blog nanti colek Bu Lely, minta pelatihan, dua jam langsung mahir.
Personal Branding
Ini yang kadang tak semua orang -- bisa berhasil bentuk personal Branding
saya misal guru IPA di SD -- leval atas 4, 5 dan 6 maka saya harus lompat -- jangan puas kalau muridnya capai nilai di atas KKM. ikut pelatihan guru Sains olimpiademaka ketika muurid juara OSN dapat medali -
Bahkan ke internasional maka--BRANDING kita MELEJIT
Kita jadi pelatih lomba robotik -- tentu lolaborasi dengan lembaga lain-- juara internasional di singapore dan Malaysia.
Eksplorasi Teknologi Baru, nah nih terakhir -- karena puncak dari digital adalah Artificial Intelegence atau AI.
Kesimpulan
Kita perlu melejitkan diri di era digital ini baik melalui media sosial atau membuat blog. Membuat konten harus memperhatikan passion agar hasilnya menarik dan menambah semangat. Selain itu melejitkan diri di era digital harus bermanfaat bagi orang lain.
Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI