Aku terjebak dalam kotak
Di antara x, y dan z
Begitulah mereka menyebutnya
Aku terjebak dalam tren-tren
Yang nyatanya bukan nyata!
Hanya realita yang terdistorsi
Oleh kesukaan dan validasi
Akh, aku kalut!
Aku merasa tertekan
Atas ketidakberdayaan bahuku
Menopang harapan-harapan masa depan
Inikah bagianku?
Peluh asa seharusnya tak perlu dirasa
Begitu katanya pengorbanan
Mimpi-mimpi menjulang langit
Akankah tinggal mimpi?
Aku tahu
Semestinya aku banyak tahu
Atau aku hanya perlu pura-pura tahu?
Seorang guru berkata, buku adalah jendela dunia
Namun aku hanya peduli pada kilasan-kilasan hidup teman
Lewat medsos-medsos, penuh iri tanpa tahu diri
Aku malu tanpa rasa malu!
Pada diriku, generasi muda yang terluka
Oleh ulahku
Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI