Mohon tunggu...
Ikrom Zain
Ikrom Zain Mohon Tunggu... Tutor - Content writer - Teacher

Hanya seorang pribadi yang suka menulis | Tulisan lain bisa dibaca di www.ikromzain.com

Selanjutnya

Tutup

Gadget Pilihan

Bisa Kalahkan Jarak Bersama Tri Indonesia, Kegiatan Les Virtual pun Tak Terkendala Letak

1 Juli 2020   08:00 Diperbarui: 1 Juli 2020   08:14 157
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Pandemi covid-19 yang merebak awal Maret kemarin membuat bimbel yang saya kelola juga terkena imbasnya.

Antara para tutor dan siswa harus berjarak dan melakukan les secara virtual. Proses belajar mengajar pun beralih dari tatap muka menjadi secara daring. Kami harus melakukan komunikasi melalui pesan WA dan tentunya panggilan video. Maka, kebutuhan akan jaringan komunikasi yang lancar pun menjadi hal yang penting.

Sayangnya, kami sering menemui kendala lantaran berada di daerah pegunungan di sebelah barat Yogyakarta dengan jumlah penduduk yang cukup banyak. Komunikasi sering putus dan kuota cepat habis sehingga harus terus mengisi paket internet. Tak hanya itu, beberapa kali komunikasi terkendala gangguan. Kalau sudah begini, rasanya sulit sekali untuk bisa melakukan pembelajaran dengan baik dan efektif.

Saya pun lantas mencari operator yang bisa mengalahkan jarak antara tutor dan siswa. Beruntungnya, saat membaca laman www.tri.co.id , saya menemukan solusi itu.  Maka, saya pun memutuskan untuk mengganti operator yang kami gunakan dan beralih kepada Tri Indonesia. Saya kepincut dengan Tri  Indonesia dengan produk AlwaysOn. Tak hanya itu, untuk membeli kartu perdana, saya bisa melakukannya secara online. Tak banyak pertimbangan lagi untuk bisa move on ke AlwaysOn dengan mudah.

Ini tentu sangat mendukung saya dalam menjalani social distancing sesuai instruksi pemerintah untuk di rumah saja. Kami bisa memilih nomor yang kami suka. Saya sekalian membelikan beberapa nomor untuk tentor saya yang lain agar mereka bisa #KalahkanJarak dan menerangkan materi pembelajaran dengan baik.

Senangnya, saya bisa memilihkan beberapa nomor yang memiliki empat angka belakang sama. Jadi, nomor kami bisa lebih mudah diingat dan menjadi ikon para tutor bimbel. Ternyata, selain bisa memilih nomor, saya juga dapat memilih jenis paket yang akan saya gunakan. Dan perdana tersebut termasuk paket produk AlwaysOn dengan kuota aktif selamanya. Wah, ini yang saya cari karena kuota aktif yang lama juga penting agar tidak mudah hangus dan bisa digunakan terus.

Memilih nomor cantik yang akan digunakan dengan mudah. - www.tri.co.id/ SC pribadi
Memilih nomor cantik yang akan digunakan dengan mudah. - www.tri.co.id/ SC pribadi
Bisa memilih paket sesuai keinginan. www.tri.co.id/ SC pribadi
Bisa memilih paket sesuai keinginan. www.tri.co.id/ SC pribadi
Tak perlu menunggu lama, setelah melakukan pembayaran, nomor kami dikirim dan bisa kami terima. Kami pun mulai menggunakan Tri Indonesia yang AlwaysOn untuk #KalahkanJarak memandu siswa-siswi kami dalam belajar dan mengerjakan soal.

Ternyata, pilihan ini tepat. Jika biasanya kami menunggu cukup lama mengunduh gambar soal yang dikirimkan oleh siswa kami, kini hanya beberapa detik saja gambar tersebut bisa muncul. Kami segera bisa mengirimkan cara dan panduan mengerjakan soal tersebut, baik dalam bentuk gambar maupun suara sehingga siswa kami juga lebih cepat dalam mengerjakannya. Para tutor pun bisa efektif bekerja karena setiap siswa tentu memiliki durasi les masing-masing yang sama dengan kegiatan tatap muka.

Perdana Tri datang hati pun senang. - Dokumen Pribadi
Perdana Tri datang hati pun senang. - Dokumen Pribadi
Kecepatan prima yang kami dapatkan tak lepas dari teknologi Jaringan 4.5 Pro yang dimiliki oleh Jaringan 3 Indonesia. Untuk bisa meningkatkan konektivitas antar kota dengan topologi jaringan "ring" di kota-kota besar, maka Jaringan 3 Indonesia menggunakan jaringan optik. Kehandalan jaringan ini juga tetap saya rasakan ketika pada akhir Maret lalu, saya harus pulang ke Malang dari Yogyakarta karena ada keperluan yang harus diselesaikan. Dan tentunya, menunggu pandemi ini bisa reda.

Meski demikian, dengan jarak sejauh lebih dari 250 km, saya masih bisa mengontrol siswa-siswi saya serta para tentor yang bekerja untuk mereka. Saya masih bisa menerima gambar soal maupun gambar aktivitas yang mereka lakukan saat belajar bersama orang tua. Yang unik, kadang mereka kangen dengan kami yang terpaut jarak jauh, sesekali gambar mereka memasak pun mereka kirimkan. Dan itu bisa kami terima dalam waktu yang tidak terlalu lama.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Gadget Selengkapnya
Lihat Gadget Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun