Mungkin banyak yang tidak tahu jika tanggal 11 November lalu diperingati sebagai Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas). Angka 11-11 ini memberi keasyikan belanja tersendiri bagi penyuka belanja online, karena ada banyak diskon yang diberikan walau cuma sehari saja.
Sebelumnya entah kenapa saya lebih menyukai pembelian secara konvensial, karena langsung dapat bertemu dengan pembelinya, melihat barangnya, mencobanya dan segera membayarnya. Rasa percaya bagi saya adalah segalanya. Namun semuanya segera berubah di Oktober Tahun 2013, saat saya baru kenal yang namanya berbelanja online. Waktu itu karena iklan di salah satu stasiun tv, saya pun tertarik melakukan pembelian di salah satu toko online ternama untuk pertama kali yakni membeli sebuah jaket hujan yang sampai saat ini masih saya gunakan. Itu pun setelah saya membandingkan dengan harga dan pilihan yang lengkap dengan toko-toko retail yang ada di kota saya, ternyata di pasar online lebih lengkap dan lebih murah.
Selain itu produk yang ditawarkan di pasar online tidak pasaran buat saya. Misalnya saja baju atau jaket. Saya kalau beli baju atau jaket, satu hal penting yang saya lihat adalah warna dan motif. Di pasar online, selain desain busana-nya yang kekinian, warna baju, dan motif yang ditawarkan juga sangat beragam, pilihan harga juga variatif. Berbeda dengan produk pasar retail yang terbilang pasaran, pilihan warna dan model juga sangat sedikit, membuat kita tidak banyak pilihan.
Kenapa saya beli jas hujan online waktu itu? karena ketika musim hujan (Oktober–Desember), harga jas hujan di toko retail biasanya naik dan susah ditawar. Jadi saya pun beli secara online yang harganya sudah pas di kantong. Waktu itu saya beli jas hujan seharga Rp 70,000, dengan ongkos kirim Rp 30,000, total Rp 100,000,
Rasa khawatir dan deg-degkan karena takut kalau barang tidak sampai tentu saja ada, apalagi saya tinggal di Aceh. Karena itu awal mula saya belanja dan barang langsung di kirim dari Jakarta. Alhamdulilah barang yang saya pesanpun datang dengan kondisi selamat tanpa ada masalah. Selepas pengalaman pertama yang terbilang sukses, sampai saat ini saya masih cukup sering belanja online. terutama baju, celana, sepatu, dan jaket. Minimal sebulan satu-dua kali belanja.
Empat tahun berbelanja online tentu memberikan berbagai pengalaman, mulai dari yang menyenangkan sampai mengecewakan. “Yang menyenangkan habis belanja online dikasih voucher dan dapat poin buat belanja lagi. Yang mengecewakan, waktu itu belanja di Instagram ternyata tidak sesuai harapan. Beli baju dan jaket ternyata bahannya terlalu tipis. Saya pikir bahannya tebal seperti yang digambarkan di online shop-nya. Ternyata ada persepsi ketebalan yang berbeda antara penjual dengan pembeli. Meski tidak sesuai keinginan, saya tidak mau menukar barang yang telah saya beli, karena habis waktu saja dan harga pun tak seberapa.
Mengalami kejadian kurang mengenakkan, saya pun harus lebih bijak memilih Online Shop Terpecaya, yang terbukti produk dan layanannya serta dapat menerapkan trik saat berbelanja online. Ada beberapa trik yang saya lakukan yang mungkin dapat kita terapkan saat berbelanja online, mulai dari harga yang paling ekonomis, metode pembayaran sampai pilihan barangnya.
Ikut Pre-Order
Saya biasanya mengikuti Pre Order, karena bisa menjadi cara tersendiri untuk mendapatkan barang dengan harga murah. Tapi harus bersabar kerena akan butuh wakktu lama sampai barang tersebut tiba ke hadapan kita, yang mungkin sekitar satu bulan. Ada beberapa toko yang mengizinkan bayar setengah harga terlebih duhulu dan melunasi-nya begitu barang sampai ke tangan. Jadi kita bisa menabung dulu kan!
Pertimbangkan Lokasi
Hati-hati tergiur harga murah. Bisa saja barang itu jadi lebih mahal karena lokasi si penjual yang jauh, seperti beda kota atau beda pulau. Sehingga ongkos kirim jadi tinggi. Karena itu penting untuk mempertimbangkan lokasi. Hitung-hitung lagi, apakah setelah ditambahkan ongkos kirim, barang tesebut masih lebih murah dibandingkan kita membeli di toko lain yang lokasi-nya dekat? Kalau harganya tidak terlalu jauh, bisa memilih toko yang lebih dekat karena barang tentu akan sampai lebih cepat.
Hati-hati Sama Harga
Jangan terpancing sama harga. Seperti harga murah langsung beli. Namun perlu diwaspadai. Kalau dari awal merasa ada yang tidak normal, daripada ribet nantinya mending jangan beli. Nanti pasti akan nyalahin toko online-nya, padahal itu salah sendiri. Saya yakin pada akhirnya akan ada harga yang sesuai dengan yang dibutuhkan.
Bayar Pakai Poin
Di beberapa toko online, kita biasanya mendapat poin setiap kali berbelanja. Nah poin ini dapat digunakan sebagai alat pembayaran. Keren kan!
Cek Diskon
Di hari-hari tertentu, biasanya ada diskon khusus seperti hari kemerdekaan, hari besar agama, Valentine, dan menjelang akhir tahun. Nah, saya biasanya juga menunggu moment hari-hari tersebut, apalagi jika barang yang diperlukan tidak dirasa mendesak. Jadi kita bisa menunggu hari-hari spesial tersebut agar mendapat diskon. Selain itu, ada juga toko yang khusus memberikan diskon di hari tertentu untuk produk tertentu. Jadi kita harus selalu up to date ya!
Pilih Metode Pembayaran Yang Aman dan Nyaman
Metode paling aman, nyaman, mudah dan efektif untuk mengatasi penipuan transfer langsung saat berbelanja online adalah dengan menggunakan jasa pihak ketiga. Saya tahu metode pembayaran ini dari teman yang mengalami pengalaman berbelanja online menggunakan aplikasi pembayaran non-tunai UANGKU. Ia memberikan saran, kalau mau belanja online sebaiknya belanjalah dengan metode pembayaran Rekening Bersama (rekber).
Saya pun mulai mencari tahu lebih banyak tentang rekber. Rekber merupakan salah satu jasa pihak ketiga yang sering digunakan dalam transaksi jual-beli secara online. Dengan menggunakan rekber maka transaksi jual beli online akan lebih mudah dan saling mempercayai antara penjual dan pembeli. Penjual akan menerima pembayarannya jika barang telah diterima dan dinyatakan berstatus “OK” oleh pembeli.

UANGKU adalah aplikasi mobile wallet yang berguna untuk memudahkan transaksi online sehari-hari, berada di bawah PT Smartfren Telecom Tbk. Bisa dikatakan UANGKU adalah sebuah electronic money (dompet digital). Uangku bisa langsung didownload melalui playstore dan google apps dan untuk memiliki akun di mobile wallet ini hanya membutuhkan nomor handphone saja.
Setelah memiliki akun dan masuk aplikasi, kita diminta masukin pin, lalu ke menu yang ada di layar paling bawah. Di situ ada tulisan pay dan transfer. Saat kita pilih pay, akan muncul banyak pilihan seperti bayar listrik, beli pulsa, transfer-transfer hingga belanja menggunakan pembayaran scan QR Code. Jadi tidak hanya bisa berbelanja online saja.

Buyer Protection, layanan ini berfungsi untuk mengamankan uang yang ditransfer melalui UANGKU hingga barang yang di beli oleh buyer sampai dan sesuai dengan yang diharapkan. Ketika pembeli barang melakukan konfirmasi bahwa barang sudah diterima, maka UANGKU akan mengirimkan uang tersebut ke akun UANGKU milik penjual.
Auto Confirmation, layanan ini berfungsi untuk mempermudah penjual mengawasi pembayaran dari konsumen. Penjual tidak perlu lagi melakukan pengecekan terhadap dana yang masuk via manual, karena UANGKU akan selalu mengirimkan informasi apabila pembeli telah melakukan transfer dana melalui sms. UANGKU juga akan menginformasi apabila barang telah sampai dan diterima oleh konsumen.

Untuk mengetahui lebih banyak syarat dan ketentuan penggunaan UANGKU, juga dapat dilihat pada link berikut https://www.uangku.co.id/terms-and-conditions.
Mengajak Teman
Ada kalanya barang yang kita inginkan adanya hanya di satu toko yang lokasinya jauh sehingga memakan ongkos kirim yang mahal. Untuk mengakalinya, kenapa tidak coba berbelanja bareng. Tanyakan kepada teman atau anggota keluarga, siapa tahu mereka juga ingin membeli sesuatu di sana. Dengan begitu bisa berbagi ongkos kirim dengan mereka. Lebih ekonomis kan!
Cari Perbandingan
Ketika berbelanja di pasar retail kita rela berkeliling demi mendapatkan barang dengan harga murah. Nah, prinsip ini juga harus diterapkan saat berbelanja online. Bedanya, kita berkeliling dari satu toko ke toko lain di dunia maya. Misalnya saja ketika membuka satu online marketplace seperti, Uangku, Tokopedia atau Instagram. Kita akan menemukan banyak toko yang menjual barang serupa di sana. Setiap toko tentunya memiliki harga yang berbeda kan!
Seperti berbelanja online di Uangku. Ada cukup banyak Online Shop Terpercaya ataupun merchant di Uangku yang menawarkan produk dengan harga bervariasi. Kita tinggal mencari barang yang diinginkan lewat kategori yang disediakan, klik dan muncul banyak pilihan. Jadi, selain mencari perbandingan harga di satu marketplace, berkeliling toko demi toko online juga harus dilakukan.
Lihat Review Pelanggan
Mungkin yang terakhir kita bisa melihat review yang sudah pernah beli, karena penting sebagai pertimbangan dan kita juga sebagai pelanggan, penting juga kasih review kalau beli, biar bisa saling menginformasikan pengalaman kepada calon pembeli yang lain.
***
Bukan hal mudah memang untuk belanja online apalagi seperti saya yang tinggal di desa. Tetapi karena adanya teknologi yang membuat semua menjadi mudah. Namun yang harus diingat, kalau belanja online, pastikan trik di atas diterapkan. Dan kehadiran Aplikasi teknologi UANGKU yang informatif, terutama soal sistem pembayaran telah menghidarkan kita dari risiko buruk berbelanja online. Sudah siap berbelanja online dengan dompet digital UANGKU!
URL Facebook: Ikhwanul Farissa
URL Twitter: @Icha_Farissa18
Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI