Mohon tunggu...
IDRIS APANDI
IDRIS APANDI Mohon Tunggu... Penulis - Penulis 1070 lebih artikel dan 55 buku, trainer menulis, dan mengisi berbagai seminar/ workshop menulis, pendidikan, dan peningkatan mutu guru, baik di daerah maupun nasional.

Penulis 1070 lebih artikel dan 55 buku, trainer menulis, dan mengisi berbagai seminar/ workshop menulis, pendidikan, dan peningkatan mutu guru, baik di daerah maupun nasional.

Selanjutnya

Tutup

Humaniora Pilihan

Guru dan Kedaulatan Pedagogik

11 Agustus 2016   12:21 Diperbarui: 11 Agustus 2016   12:26 134
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Ketiga,belum optimalnya peran pemerintah dalam melindungi guru. Pemerintah baru bergerak atau bertindak kalau telah terjadi kasus, sedangkan tindakan preventifnya belum dilakukan secara optimal. Organisasi profesi guru pun harus merapatkan barisan dalam melakukan perlindungan guru. Perlu aksi nyata dalam perlindungan guru, bukan hanya diwacanakan dan diseminarkan.

Mari kembalikan kedaulatan pedagogik guru. Bebaskan guru dari rasa takut dan khawatir mendapatkan kekerasan dan kriminalisasi. Lindungi guru sebagai ujung tombak pendidikan. Hidup Guru...!!!

Penulis, Praktisi Pendidikan dan Pemerhati Masalah Sosial.

Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Humaniora Selengkapnya
Lihat Humaniora Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun