Mohon tunggu...
Humas Lapas Cilegon
Humas Lapas Cilegon Mohon Tunggu... Jurnalis - Lembaga Pemasyarakatan Cilegon

Sejarah berdirinya Lembaga Pemasyarakatan Kelas III Cilegon yang dibangun pada tahun 2010 oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia RI dan diresmikan pada tanggal 17 Agustus 2012 oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia RI, Bpk Amir Syamsuddin. Terletak di jalan Cikera Kp. Koweni Desa Kalitimbang Kec. Cibeber Kota Cilegon dengan luas areal sekitar 48.250 m2, sebelah Utara berbatasan dengan perkebunan milik warga setempat, sebelah Timur bebatasan dengan perkebunan milik warga setempat, sebelah Barat berbatasan dengan pemukiman warga, sebelah Selatan berbatasan dengan pemukiman warga. VISI : Menjadikan Lapas yang terpercaya dalam memberikan pembinaan, pelayanan, dan perlindungan terhadap Warga Binaan Pemasyarakatan MISI : 1. Menjadikan sistem perlakuan humanis yang memberikan rasa aman, nyaman, dan berkeadilan; 2. Melaksanakan pembinaan, perawatan, dan pembimbingan untuk mengembalikan narapidana menjadi warga negara yang aktif dan produktif ditengah-tengah masyarakat; 3. Membangun karakter dan mengembangkan sikap ketaqwaan, sopan santun, dan kejujuran pada diri narapidana; 4. Memberikan pelayanan, perlindungan, dan pemenuhan terhadap hak-hak warga binaan pemasyarakatan dan keluarga/ warga masyarakat yang berkunjung.

Selanjutnya

Tutup

Healthy

Peduli Covid-19, Lapas Cilegon Salurkan Sembako untuk Masyarakat

29 Juli 2021   14:45 Diperbarui: 29 Juli 2021   15:03 81
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Kesehatan. Sumber ilustrasi: FREEPIK/Schantalao

Kompasiana.com - Situasi pandemi covid-19 dua tahun terakhir, telah merenggut banyak hal dari kehidupan kita. Tak pelak, kondisi ini pun memunculkan berbagai macam keprihatinan bagi masyarakat Indonesia, seperti naiknya angka kemiskinan yang dibarengi dengan melonjaknya pengangguran.
 
Namun, sejak pemerintah menggulirkan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4, terdapat tren penurunan mobilitas hampir di semua wilayah. Dimana pembatasan pergerakan masyarakat menjadi faktor penting salah satu upaya pemutusan transmisi Covid-19.

Adanya PPKM darurat hingga PPKM Level 4 yang telah diberlakukan tentunya sangat berimbas kepada penghidupan masyarakat yang bekerja di sektor informal.

Kendati demikian, untuk meringankan beban masyarakat yang tinggal di sekitar kantor Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Cilegon dan sesuai dengan arahan dari Menteri Hukum dan HAM terkait dengan Kegiatan Kumham Peduli, Kumham Berbagi yang bertema "Bakti Kemenkumham Terhadap Masyarakat Terdampak Covid-19".

Pada hari Kamis (29/7/2021), Lapas Kelas IIA Cilegon menyalurkan lebih dari 50 paket sembako kepada masyarakat di sekitar Lapas, agar dapat bertahan hidup di tengah pandemi yang belum menunjukkan tanda-tanda usai.

Kepala Divisi Pelayanan Hukum, Dr.Andi Taletting Langi, turut hadir dalam kegiatan ini didamping Kepala Lapas Cilegon dan Para Pejabat Struktural menyerahkan secara langsung bantuan paket sembako kepada masyarakat yang terdampak covid-19.

Kepala Lapas Cilegon, Erry Taruna mengatakan bahwa kegiatan ini betul-betul didedikasikan kepada masyarakat yang terdampak Covid-19 dan membutuhkan bantuan.

"Seperti pesan Bapak Menteri Hukum dan HAM, bahwa kegiatan kita pada hari ini adalah bagian dari kepedulian kepada masyarakat dan saudara kita sesama pegawai yang terpapar Covid-19. Ini merupakan bentuk kepedulian, jiwa sosial, rasa welas asih serta semangat untuk berbagi," ucap Erry menyampaikan pesan Menkumham.

Erry juga menambahkan, meskipun  jumlah bantuan yang diberikan masih sangat kecil dibanding jumlah masyarakat yang membutuhkan, Ia berharap setiap orang dapat memiliki semangat untuk saling welas asih.

"Mulai dari lingkungan terdekat seperti tetangga, walaupun tidak besar semoga dapat membantu," ucapnya.

Mohon tunggu...

Lihat Konten Healthy Selengkapnya
Lihat Healthy Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun