Berburu Kuliner di GO-FOOD Festival Palembang
Go-Food Festival Palembang (sumber : deddyhuang.com)
Membawa motor dengan kecepatan stabil, akhirnya saya tiba di mall yang dituju tempat berlangsungnya acara GO-FOOD Festival. Saya kembalikan lagi helm hijau, "Jadi ongkosnyo gratis kan?" dia tersenyum malu sambil menyambut uluran helm hijau terseubt. Setelah mengucapkan terimakasih, saya masuk ke dalam mall. Di tengah jalan, saya sudah memberikan rating bintang 5 kepada driver.Â
Mall yang saya datangi ini tak terlalu ramai, pasar ekonomi di Palembang sekarang lumayan terbagi kuenya. Sudah ada beberapa mall lainnya yang membuat warga Palembang memiliki opsi untuk membelanjakan uang. Melangkahkan kaki masuk dalam mall, saya segera menuju ke lantai atas yang memang dikenal sebagai kawasan foodcourt dan jajanan lainnya.
Kumpulan booth Go-Food Festival (sumber : deddyhuang.com)
Tersedia tempat makan (sumber : deddyhuang.com)
Total lebih dari 30 booth (sumber : deddyhuang.com)
Datang ke GO-FOOD Festival ini bagai ke surga makanan, ada banyak booth makanan yang bisa kita pilih untuk dicicip satu per satu. Lebih dari 30 penjual usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) berbasis kuliner mencoba peruntungan di acara GO-FOOD. Rata-rata para penjual ini berawal dari usaha rumahan yang nama-namanya tidak asing di daftar GO-FOOD Palembang.
Ada trik sederhana supaya kita bisa menemukan makanan yang diinginkan. Pertama, keliling dahulu seluruh area booth lalu hapalkan ada menu makanan apa yang menarik, unik, dan ingin dicoba. Kedua, bila perlu ingat harga makanan yang dijual. Ketiga, setelah kalian sudah menentukan makanan yang ingin dibeli tinggal mencari tempat duduk yang membuat kita nyaman untuk menyantap makanan.
Mencicipi ayam gunting kekinian (sumber : deddyhuang.com)
Pancake durian (sumber : deddyhuang.com)
Pengunjung sedang top up saldo Go-Pay (sumber : deddyhuang.com)
Dua tahun belakangan ini, kuliner di Palembang juga mengalami masa trend kuliner kekinian. Saya salut dengan para pelaku kuliner di Palembang yang jeli melihat peluang untuk menjual makanan-makanan kekinian. Setelah berkeliling ke seluruh booth, saya menemukan dua makanan yang ingin dicoba yaitu ayam gunting dan pancake durian. Olahan ayam berbalut tepung sedang kekinian di Palembang, nantinya akan diberikan seasoning sesuai kesukaan kita. Harga jual ayam gunting ini juga tidak terlalu mahal, separuh dari harga produk sejenis. Selain itu, saya sudah lama mengidam makan pancake durian.Â
Metode pembayaran di GO-FOOD Festival ini bisa tunai dan GO-PAY. Selain itu juga tersedia booth yang melayani jasa top-up saldo GO-PAY sehingga kalian bisa leluasa untuk berbelanja. Saya sendiri lebih memilih GO-PAY karena alasan praktis. Caranya tinggal melakukan scan barcode, nanti muncul nama penjual tempat kita membeli makanan. Selanjutnya masukkan nominal harga makanan dan tidak lama transaksi akan langsung memotong saldo GO-PAY tanda pembayaran berhasil. Gampang!
Cara membayar menggunakan GO-PAY (sumber : deddyhuang.com)
Ayo dibeli kakak... (sumber : deddyhuang.com)
Dari hasil mengobrol dengan pemilik booth penjual, saya baru tahu kalau GO-FOOD Festival di Palembang ini berlangsung sampai setahun ke depan. Berarti saya bisa terus datang ke sini dikala sedang lapar hehehe...
Suara Driver Go-Jek
Entah apa yang ada dalam benak Nadiem Makarim saat menciptakan GO-JEK menjadi aplikasi yang dapat menjembatani ribuan orang di Indonesia. Selesai menyantap beberapa kuliner yang ada di GO-FOOD Festival Palembang. Hari telah beranjak malam, saya segera memesan GO-RIDE untuk balik ke rumah. Semoga saja kali ini driver bukan perempuan lagi karena perut saya sedang kekenyangan dan hanya ingin dibonceng saja.
Seorang bapak yang saya perkirakan berusia 40 tahun menjadi driver saya sore itu. Saya memberitahu letak posisi penjemputan agar memudahkan dia.
Lihat Foodie Selengkapnya