Mohon tunggu...
Si Fakir Yang Hina
Si Fakir Yang Hina Mohon Tunggu... lainnya -

Bukan apa-apa dan bukan siapa-siapa, bila ada di depan tiada yang mengenal dan ketika ia tidak ada tak seorangpun yang mencari, karena dia adalah Si Fakir Yang Hina >> www.alamhikmah.org

Selanjutnya

Tutup

Puisi

Rintihan Jiwaku Untuk Sang Terkasih

1 Desember 2010   20:45 Diperbarui: 26 Juni 2015   11:07 333
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Puisi. Sumber ilustrasi: PEXELS/icon0.com

Mengapa aku hidup ?

Mengapa aku bernafas ?

Ya Alloh cabutlah semua itu mengapa hidup ini tiada arti Yaa Alloh?

Ya Robbi kujulurkan lidahku kutengadahkan tanganku

dan aku mengharap walau hanya setetes kasih sayangMu Ya Alloh,

agar hidup ini punya arti dan harapan.

Kubersimpuh dengan tiada daya, Kusebut asmaMu Ya Sayyidi...Ya Rosulalloh.

Ya Rosulalloh mungkin kita tak akan bertemu,

terlalu mulya Paduka sedangkan diri ini terlalu rendah dan hina.

Tapi kumohon dengarkanlah rintihan ummatMu ini,

biar aku dineraka selama-lamanya,

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun