Kamis/Jumat, 30-31 Mei 2024 Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan IPS (HMPS PIPS) Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Malang (UM) telah melaksanakan kegiatan Bina Desa tepatnya di Kelurahan Mulyorejo, Kecamatan Sukun, Kota Malang. Kegiatan Bina Desa ini dilaksanakan secara rutin setiap tahunnya. Pada tahun 2024 ini, Bina Desa diselenggarakan dengan mengusung tema "HMPS PIPS Mengabdi melalui Pemanfaatan Limbah Rumah Tangga Berupa Serat Kelapa Sebagai Alternatif Media Tanam dalam Upaya Reduksi Sampah Plastik". Â Tema ini diambil berdasarkan permasalahan yang ada di lapangan yaitu penumpukan limbah dari kegiatan masyarakat. Limbah dapat menjadi masalah sosial jika tidak dibuang atau diolah dengan baik, sehingga mengganggu kenyamanan masyarakat dan berdampak buruk pada lingkungan. Serabut kelapa adalah salah satu contoh limbah yang sering dijumpai masyarakat. Serabut Kelapa tergolong limbah organik yaitu jenis limbah karbon secara alami seperti sayuran, buah, kardus dan lain lain. Serabut Kelapa tergolong limbah organik yang sulit terurai berbeda dengan limbah organik lainnya. Dengan demikian penumpukan limbah organik berdampak negatif pada masyarakat sehingga bisa menyebabkan lingkungan kotor dan tidak sedap.
Oleh karena nya HMPS PIPS menawarkan sebuah alternatif solusi yaitu dengan  mengadakan kegiatan sosialisasi pemanfaatan limbah rumah tangga menjadi barang yang memiliki nilai estetika serta nilai jual yang tinggi yaitu menjadikan limbah serabut kelapa menjadi media tanam Kokedama.
Kegiatan Bina Desa 2024 diawali dengan pemberian materi oleh mahasiswa pendidikan IPS Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Malang yakni Octavia Tyluh Safitri dan Diana Permatasari Putri terkait pengelolaan dan pemanfaatan limbah serabut kelapa menjadi media tanam. Kemudian dilanjutkan dengan praktik langsung pembuatan media tanam kokedama yang dibantu oleh segenap panitia Bina Desa. Â Praktik pembuatan kokedama disambut baik dan antusias oleh para peserta, pada kegiatan praktik ini peserta belajar bagaimana membuat media tanam kokedama yang baik dan bagaimana cara perawatannya.
Kegiatan Bina Desa ditutup dengan pemberian doorprize kepada para peserta yang berhasil menjawab pertanyaan terkait pengelolaan sampah dan pembuatan kokedama serta penyerahan sertifikat kepada pemateri dan penyerahan cinderamata kepada pihak mitra Kelurahan Mulyorejo.
Dengan diselenggarakannya kegiatan Bina Desa 2024 ini, Â diharapkan mampu membantu mengatasi permasalahan sampah plastik dan penumpukan limbah rumah tangga serta dapat mengedukasi masyarakat tentang pemanfaatan limbah rumah tangga menjadi barang yang memiliki nilai jual.
Pada hari kedua program kerja Bina Desa HMPS PIPS, semangat para panitia semakin tinggi. Kegiatan yang diadakan di Kelurahan Mulyorejo ini mendapatkan respons positif dari masyarakat. Hari kedua pengabdian diawali dengan kegiatan senam yang melibatkan seluruh panitia Bina Desa dan dilanjutkan dengan kegiatan revitalisasi balai RW 01 Kelurahan Mulyorejo. Tidak hanya melibatkan panitia, namun pihak Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Malang juga turut serta dalam memberikan dukungan teknis untuk mendukung keberhasilan revitalisasi Balai RW.
"Saya sangat senang melihat antusiasme teman-teman panitia dan pihak Fakultas yang telah bersedia membantu revitalisasi balai RW ini. Hari ini kita berhasil membersihkan dan mengecat ulang balai RW 01 ini, semoga kegiatan ini dapat berdampak positif serta membuat lingkungan lebih nyaman" ujar Ghina Hanin selaku Ketua Pelaksana Bina Desa 2024.
Bina Desa 2024, diselenggarakan selama 2 hari dengan agenda utama yaitu sosialisasi, pelatihan, serta revitalisasi. Diharapkan, kegiatan ini dapat menjadi langkah yang baik bagi masyarakat Mulyorejo untuk memanfaatkan limbah rumah tangga secara lebih kreatif dan berkelanjutan. Melalui edukasi dan praktik secara langsung, diharapkan warga semakin peduli terhadap lingkungan sekitar dan mampu mengimplementasikan berbagai upaya kecil namun berdampak besar dalam menjaga keberlanjutan lingkungan hidup.