Mohon tunggu...
HIDAYAT
HIDAYAT Mohon Tunggu... Guru - Praktisi Pendidikan

"Saya merupakan seorang praktisi pendidikan Selain itu, saya juga berperan aktif dalam berbagai lembaga dan organisasi Islam di Kabupaten Bandung, berkomitmen dalam mengembangkan dan memperkuat komunitas melalui pendidikan dan kegiatan sosial."

Selanjutnya

Tutup

Humaniora

Keutamaan Bulan Zulhijjah

7 Juni 2024   08:00 Diperbarui: 7 Juni 2024   08:11 132
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Keutamaan Bulan Zulhijah: Perspektif Ilmiah dan Agama

Bulan Zulhijah, yang akan dimulai pada Sabtu, 8 Juni 2024, merupakan salah satu bulan yang dimuliakan dalam Islam. Bulan ini termasuk dalam empat bulan haram (asyhurul hurum) yang disebutkan dalam Al-Qur'an dan memiliki keistimewaan tersendiri dalam kehidupan umat Islam. Artikel ini akan membahas berbagai keistimewaan dan keutamaan bulan Zulhijah, serta implikasinya dalam kehidupan keagamaan dan sosial umat Islam.

Keistimewaan Bulan Zulhijah

Pertama Asyhurul Hurum (Bulan Haram atau Mulia)

   Bulan Zulhijah termasuk dalam empat bulan haram yang disebutkan dalam Al-Qur'an, yaitu bulan yang dimuliakan dan diharamkan untuk berperang kecuali untuk membela diri. Allah SWT berfirman dalam Surah At-Taubah ayat 36:

      Artinya: "Sesungguhnya bilangan bulan di sisi Allah ialah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya [terdapat] empat bulan haram. Itulah ketetapan agama yang lurus, maka janganlah kamu menganiaya dirimu dalam bulan yang empat itu, dan perangilah kaum musyrikin itu semuanya sebagaimana mereka pun memerangi kamu semuanya. Dan ketahuilah bahwasanya Allah bersama-sama orang yang bertakwa," (QS. At-Taubah [9]: 36).

Kedua Bulan Tanpa Kekurangan

   Salah satu keistimewaan bulan Zulhijah adalah bahwa meskipun terkadang memiliki 29 hari, keutamaannya tetap tidak berkurang. Hal ini dijelaskan dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Abu Bakrah RA, di mana Rasulullah SAW bersabda:

   "Dua bulan Id, Ramadhan dan Dzulhijjah, tidaklah berkurang keutamaannya (meskipun kadang-kadang 29 hari)." (HR. Bukhari dan Muslim).

 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Humaniora Selengkapnya
Lihat Humaniora Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun