Mohon tunggu...
Heru Wahyudi
Heru Wahyudi Mohon Tunggu... Dosen - Lecture

Musafir

Selanjutnya

Tutup

Sosbud Pilihan

Pasar Tradisional di Era Digital, Adaptasi atau Kehilangan Identitas?

20 Juni 2023   10:45 Diperbarui: 20 Juni 2023   11:00 1250
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Dalam menghadapi perubahan ini, dialog dan kolaborasi antara pelaku pasar tradisional dan digital dapat menjadi kunci sukses. Dengan saling berbagi pengetahuan dan pengalaman, dapat mencapai solusi yang saling menguntungkan. Untuk membantu memulai usaha atau bisnis baru di era digitalisasi, buku "Manajemen Kewirausahaan Era Digitalisasi" bisa menjadi panduan yang berharga. Buku ini memberikan arahan tentang bagaimana menyusun business plan yang efektif agar dapat menghadapi perubahan dengan lebih siap.

Transformasi digital juga dapat menjadi strategi yang efektif untuk meningkatkan pendapatan di era disruption seperti sekarang. Namun, dalam melakukan transformasi ini, mereka juga harus mempertimbangkan bagaimana mempertahankan identitas perusahaannya . Harus memastikan bahwa perubahan yang terjadi tidak merusak nilai-nilai budaya dan tradisi yang telah dibangun selama ini. Penting juga bagi kita untuk memastikan bahwa manfaat dari perubahan tersebut dapat dirasakan oleh masyarakat secara luas, bukan hanya sekelompok orang tertentu.

Dalam menghadapi era digital ini, perusahaan harus menjaga keseimbangan dengan bijak. Para pelaku usaha perlu melakukan kolaborasi antara pelaku pasar tradisional dan digital, untuk mencapai solusi yang saling menguntungkan. 

Dengan menjaga keseimbangan ini, dapat meraih kesuksesan di tengah persaingan yang semakin ketat dan memanfaatkan potensi besar yang ditawarkan oleh dunia digital (***)

HW

Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Mohon tunggu...

Lihat Konten Sosbud Selengkapnya
Lihat Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun