Mohon tunggu...
AKIHensa
AKIHensa Mohon Tunggu... Penulis - PENSIUNAN sejak tahun 2011 dan pada 4 Mei 2012 menjadi Kompasianer.

KAKEK yang hobi menulis hanya sekedar mengisi hari-hari pensiun bersama cucu sambil melawan pikun.

Selanjutnya

Tutup

Raket Pilihan

Piala Sudirman: Usai Menang 3-2 atas Denmark, Inilah Lawan Indonesia di Perempat Final

30 September 2021   05:50 Diperbarui: 30 September 2021   07:25 786
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Greysia/Apriyani, ganda peraih emas olimpiade selalu menjadi penentu kemenangan Tim Piala Sudriman Indonesia (Foto BWFbadminton.com)

Tim bulutangkis Indonesia berhasil lolos ke babak perempat final setelah memenangkan seluruh laga pada fase grup C. Tim Merah Putih menang 5-0 atas Rusia, 3-2 atas Kanada dan 3-2 atas Denmark. 

BACA JUGA : Jonatan Christie Kalah, Indonesia Akhirnya Tertolong Greysia dan Apriyani 

Dalam laga terakhir fase grup bertempat di Energia Areena, Vantaa Finlandia Rabu (29/9/21) pukul 14.00 WIB yang disiarkan TVRI Nasional, Indonesia berhasil mengalahkan Tim Denmark dengan skor tipis 3-2. 

Hasil tersebut membuat Indonesia berhasil menjuarai grup C yang akan memberikan jalan mudah dalam menghadapi babak perempat final. Dengan status juara maka Indonesia akan diundi melawan tim-tim dari grup lain yang berstatus runner up. 

Sebagai juara grup C, Indonesia tidak bertemu tim-tim juara grup lainnya seperti China, juara grup A. Begitu pula juara grup B (kandidat Korea Selatan) dan juara grup D (kandidat Jepang). 

Dari grup A sebagai runner up adalah Thailand yang sudah menyelesaikan seluruh laga fase grup mereka. Sedangkan dari grup B dan D menyisakan satu laga mereka pada Kamis (30/9/21). 

Di grup B, Korea Selatan akan memperebutkan juara melawan Chinese Taipei. Sedangkan di grup D, Jepang dan Malaysia akan berebut juara grup. Namun kemungkinan kandidat runner up adalah Chinese Taipei dan Malaysia. 

Sehingga dari kemungkinan lawan Indonesia di perempat final adalah tim-tim seperti Thailand, Malaysia, Taipei dan Denmark yang akan diundi diantara mereka sebagai lawan Indonesia. 

Siapanpun lawan Indonesia diantara tim- tim tersebut, ternyata masih banyak yang harus dibenahi dari performa tim bulutangkis kita berdasarkan hasil yang telah dicapai selama babak fase grup C. 

Pada laga perdana melawan Rusia, Anthony Ginting, Gregoria Marsika, Kevin/Markus, Siti Fadia Ramadhanti/Ribka Sugiarto dan Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti. Mereka berhasil meraih poin sehingga unggul 5-0 atas Rusia. 

Pada laga kedua melawan Kanada hanya menang tipis 3-2. Hasil ini sangat diluar dugaan dari prediksi kemenangan 5-0. Indonesia kehilangan dua poin dari sektor tunggal putra dan putri. 

Debutan pemain belia berusia 16 tahun, Ester Nurumi dan Jonatan Christie harus mengakui keunggulan lawan-lawan mereka. Untungnya tiga ganda kita berhasil meraih 3 poin melalui Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, Greysia/Apriyani dan Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari. 

Pada laga ketiga fase grup C dalam perebutan juara grup melawan Denmark, kembali tiga sektor ganda menjadi kekuatan yang berhasi meraih poin penuh sekaligus penentu kemenangan 3-2 atas Denamrk. 

Anthony Ginting dan Putri Kusuma Wardani harus mengalami kekalahan sehingga kehilangan 2 poin penting. Sedangkan sektor ganda yang berhasil meraih 3 poin adalah Kevin/Marcus, Gresysia/Apriyani dan Paveen/Melati. 

Dari dua laga terakhir tersebut harus menjadi catatan penting bahwa tim Indonesia lebih memiliki kekuatan pada tiga sektor gandanya dibandingkan dengan sektor tunggal. 

Anthony Ginting bermain dua kali menang sekali dan kalah sekali juga. Jonatan Christie bermain satu kali dan kalah sedangkan Gregoria Mariska dari satu kali bertanding menang satu kali. 

Dua pemain debutan Ester Nurumi dan Putri Kusuma belum berhasil mempersembahkan poin dalam kiprah mereka dalam Tim Bulutangkis Piala Sudirman ini. 

Debutan pemain muda lainnya adalah pada ganda putri, Siti Fadia Ramadhanti/Ribka Sugiarto yang berhasil meraih satu poin ketika berhadapan melawan Rusia. Begitu pula ganda campuran Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari mempersembahkan satu poin. 

Dari catatan tersebut semakin jelas dimana sebenarnya kekuatan Tim Bulutangkis Indonesia. Semua pemain ganda Indonesia seratus persen bisa meraih poin untuk tim. 

Dua ganda putra yang sudah turun bertanding semuanya memenangkan laga yaitu Kevin/Marcus dan Fajar/Rian. Ada satu ganda putra yang belum diturunkan adalah Ahsan/Hendra. 

Demikian pula dengan dua ganda putri, Greysia/Apriyani dan Fadia/Ribka. Mereka berhasil menymbangkan poin bagi tim. Ganda campuran Praveen/Melati dan Rinov/Pitha juga berhasil meraih poin untuk kemenangan Tim Merah Putih. 

Dalam menghadapi babak perempat final, tim pelatih sudah memiliki strategi untuk menundukan lawan siapapun yang nanti dihadapi. Satu ganda putra yang belum diturunkan adalah Ahsan/Hendra sebaik nya turun dalam laga perempat final ini. 

Tanpa menyepelekan kekuatan pada sektor tunggal putra maupun putri, kenyataan yang sudah terbukti adalah sektor ganda kita ternyata lebih menjanjikan untuk meraih poin kemenangan. 

Pemilihan pemain harus memperhitungkan kondisi fisik dan mental mereka, apalagi dalam turnamen ini hanya dibatasi selisih waktu hanya sehari. Rotasi pemain menjadi kunci bagi suksesnya tim untuk meraih juara. Selamat bertanding Tim Bulutangkis Indonesia. 

Bravo Merah Putih @hensa  

Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Raket Selengkapnya
Lihat Raket Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun