Turnitin menggunakan warna untuk menunjukkan tingkat kesamaan teks yang diperiksa dengan sumber lain. Ini membantu pengguna untuk dengan cepat memahami potensi plagiarisme dalam suatu karya tulis. Berikut ini penjelasan arti masing-masing warna:
Dikutip dari Al-Makki Publisher,- Biru (Similarity Index 0%) : Â Teks yang diperiksa tidak memiliki kemiripan dengan sumber lain yang ditemukan di database Turnitin. Ini menunjukkan bahwa tidak ada plagiarisme yang terdeteksi.
- Hijau (Similarity Index 1% - 24%) : Â Kemiripan teks yang ditemukan tergolong rendah. Biasanya ini berasal dari kutipan dengan sitasi yang benar atau penggunaan frase umum yang tidak dianggap sebagai plagiarisme.
- Kuning (Similarity Index 25% - 49%) : Â Persentase kemiripan yang perlu diperhatikan. Ini mungkin menunjukkan adanya plagiarisme yang tidak disengaja atau perlu terhadap sumber yang dikutip.
- Oranye (Similarity Index 50% - 74%) : Â Tingkat kesamaan yang tinggi. Ini menunjukkan kemungkinan kuat adanya plagiarisme yang perlu ditangani dengan serius.
- Merah (Similarity Index 75% - 100%) : Â Teks yang diperiksa memiliki kemiripan yang sangat tinggi dengan sumber lain. Ini hampir dipastikan sebagai plagiarisme.
Selain warna, Turnitin juga menyediakan laporan detail yang menunjukkan bagian-bagian teks yang with other sources. Laporan ini membantu pengguna untuk memahami di mana letak kesamaan tersebut dan bagaimana cara mengatasinya.
Berikut beberapa contoh kasus yang dapat diidentifikasi melalui warna Turnitin:
- Mahasiswa yang menulis ulang kalimat dari sumber lain tanpa memberikan kutipan: Â Laporan Turnitin akan menunjukkan kemiripan berwarna kuning atau oranye, tergantung pada seberapa banyak kalimat yang diubah.
- Penulis yang lupa mencantumkan sumber kutipan: Â Meskipun teks yang dikutip sudah ditulis dengan benar, namun lupa mencantumkan sumber, laporan Turnitin akan menampilkan warna hijau atau kuning untuk mengingatkan perlunya menambahkan sitasi yang tepat.
- Artikel yang sepenuhnya hasil plagiat: Â Laporan Turnitin akan menunjukkan warna merah pada sebagian besar teks, menandakan bahwa plagiarisme yang dilakukan sangat parah.
Kesimpulan
memahami arti warna dalam Turnitin penting untuk dapat menafsirkan hasil pemeriksaan plagiarisme dengan benar. Dengan demikian, Anda dapat mengetahui tingkat kesamaan yang perlu ditindaklanjuti dan melakukan revisi untuk menghindari tuduhan plagiarisme.
Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H