Menempatkan Wendy sebagai pusat cerita ini daripada fokus ke Peter, sangat masuk akal, dan penampilan Anderson bisa memperlihatkan karakter Wendy yang seimbang.
Peter Pan & Wendy terasa seperti kita sedang menonton anak-anak bermain, dengan pilihan dialog yang memberi kesan bahwa ini semua mungkin hanya permainan yang dilakukan di dalam kamar.
Para pemeran lain, Molony dan Law, membantu dalam menunjukkan keseimbangan ini. Molony terkadang terlihat kaku, namun ia berhasil menampilkan Peter sebagai sosok yang menjanjikan, namun juga agak nakal, sambil tetap terlihat menyenangkan.
Tanpa mengada-ada bintang sejati di sini adalah Hook yang diperankan oleh Law, yang nampaknya senang memerankan karakter antagonis klasik Disney ini.
Belakangan ini kita telah melihat banyak sekali remake film dari Disney, termasuk Peter Pan yang diceritakan ulang setiap beberapa tahun sekali.
Namun dengan Peter Pan & Wendy, Lowery sebagai sutradara menunjukkan bahwa tidak ada yang salah dengan tetap berpegang pada naskah asli, selama itu memberikan identitas baru pada cerita dan memberikan alasan bagi penonton untuk tertarik mengikuti kisah ini sekali lagi.
Jon Favreau mungkin telah menemukan cara agar film-film ini menguntungkan, namun Lowery telah menunjukkan secara tepat, bagaimana Disney harus menangani proyek-proyek ini. (*)
~ H.J.H.J.
Peter Pan & Wendy tayang di Disney+
Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H