"Terkadang, saat usaha kita sudah maksimal tapi hasilnya tidak sesuai, saat itulah kita harus mampu menerima kekalahan dengan sportif."
Setiap orang yang bertanding, termasuk sepak bola tentu mengharap menang. Bahkan, orang yang sebatas mendukung pun juga pasti berharap tim kesayangannya bisa mendulang kemenangan, tapi jangan rusuh kalau kalah.
Sekarang Shin Tae-yong dipuja dan dipuji bagaikan dewa turun dari langit coklat, setelah Timnas Indonesia mengalahkan Vietnam U-20 Piala Asia 2023 di Gelora Bung Tomo Surabaya, Minggu (18/9).
Macam-macam julukan kepada Shin Tae-yong dalam bentuk pujian dan sanjungan, semoga nanti kalau Indonesia kalah, jangan usir si Shin Tae-yong.
Jadi nanti kalau Indonesia misalnya dapat kekalahan, sportiflah. Karena dalam permainan, kalah menang seri itu saja yang berulang.
Untuk apa ada permainan olah raga di dunia ini, ya untuk mengajari diri sendiri dan kelompok agar disiplin dan sportif. Apalagi sepak bola, sangat jelas mengajari kita untuk menghargai kemitraan.
Tidak ada pemain yang jago sendiri, pasti didukung teman lainnya yang tentu jago juga, ya kan? Coba pikir dalam-dalam kalimat itu.
Kelemahan bangsa ini adalah rasa euforia yang terlalu tinggi dan kadang tidak terkontrol lagi, lepas. Begitu juga kalau kalah, merasa jatuh. Maka beradalah pada titik keseimbangan.
Khususnya di sepak bola, kalau menang sanjungan tidak ketulungan tingginya. Macam-macam kalimat pujian.
Tapi kalau kalah, omongan dan kelakuan binatang yang keluar. Dengan begitu mudahnya hancurkan sarana dan prasarana stadion, lalu lintas dan lainnya.
Sederhana saja pesan penulis bahwa kendalikan emosi saja, dewasalah dalam bersikap dan pakai rasa dan logika.
Penggerak supporter agar sedikit tahan diri mendukung dan mengarahkan para anggotanya.
Artinya ajari disiplin dan etika. Beri sanksi yang keras bila ada pengrusakan sapras terjadi dan yang mengancam jiwa atau keselamatan mereka sendiri.
Walau sama diketahui bahwa dalam pengerahan supporter di even olahraga selalu ada judi, eh salah, maaf. Ya disana ada bisnis bekerja didalamnya.
Semua kelompok atau club supporter agar beri pencerahan yang dewasa untuk hindari keonaran atau insiden. Jangan terlalu mudah berbuat rusuh dan hindarilah semuanya.
Bagaimana pendapat Anda?
Jakarta, 19 September 2022
Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI