Mohon tunggu...
Hardiana Hidayatul Fitriah
Hardiana Hidayatul Fitriah Mohon Tunggu... Mahasiswa - Mahasiswa Akuntansi Syariah

Membaca

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Sosbud

Tasawuf Dalam Aksi: Implementasi Nilai-Nilai Sufistik Dalam Menyelesaikan Masalah Sosial Kontemporer

24 November 2024   11:14 Diperbarui: 3 Desember 2024   14:19 96
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Ilmu Sosbud dan Agama. Sumber ilustrasi: PEXELS

3. Reformasi sosial

Para tokoh sufi dapat menjadi agen perubahan sosial dengan mengkritik ketidakadilan dan mendorong terwujudnya masyarakat yang lebih adil dan beradab.

Lalu apa saja sih tantangan yang dihadapi nya?

Dalam mengimplementasikan nilai-nilai sufi dalam konteks sosial kontemporer, beberapa tantangan yang mungkin akan kita hadapi, yaitu:

1. Modernisasi

Tantangan untuk menjaga relevansi nilai-nilai sufi di tengah arus modernisasi yang cepat. Semakin berkembangnya era modern ini juga mengubah sikap Masyarakat karena mudahnya budaya barat yang masuk secara bebas dan mudah.

2. Ekstremisme

Penafsiran yang sempit dan ekstrem terhadap ajaran sufi dapat menghambat upaya untuk mewujudkan nilai-nilai kemanusiaan.

3. Kompetisi antaragama

Persaingan antaragama dapat menghambat upaya untuk membangun kerjasama dan toleransi.

Namun, di samping tantangan yang dihadapi, terdapat juga banyak peluang untuk mengembangkan dan menyebarluaskan nilai-nilai sufi. Dengan memanfaatkan teknologi informasi dan media sosial yang ada, ajaran sufi dapat menjangkau lebih banyak orang lagi dan menginspirasi mereka untuk melakukan perubahan positif dikehidupan.

Kesimpulan

Tasawuf bukan hanya sekadar ajaran spiritual individu, tetapi juga memiliki potensi besar untuk menjadi solusi bagi berbagai masalah sosial kontemporer. Dengan menggunakan pemikiran yang kritis dalam penerapannya serta dapat  mengimplementasikan nilai-nilai sufi terhadap konteks modern seperti kasih sayang, kesederhanaan, kesabaran, keadilan, dan toleransi  merupakan fondasi terbaik bagi terciptanya masyarakat yang harmonis dan berkeadilan. 

Daftar Pustaka

Kafid, N. (2020). SUFISME DALAM DINAMIKA KEHIDUPAN MASYARAKAT MUSLIM KONTEMPORER. Mimbar: Jurnal Agama dan Budaya, 37(1), 23-32. 

Ghulam Falach, Ridhatullah A. (2021). Refleksi: Jurnal filsafat dan pemikiran Islam. Refleksi: Jurnal Filsafat dan Pemikiran Islam, 21(2), 191-206.


Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Ilmu Sosbud Selengkapnya
Lihat Ilmu Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun