Mohon tunggu...
Dewa Hamanda
Dewa Hamanda Mohon Tunggu... Freelancer - Hamanda

Menjadi baik untuk jadi yang terbaik

Selanjutnya

Tutup

Analisis Pilihan

Eksistensi dan Bahaya Komunikasi Digital di Masa Pandemi Covid-19

12 Agustus 2020   15:00 Diperbarui: 14 Agustus 2020   15:44 423
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Pandemi Covid-19 yang sedang melanda seluruh dunia saat ini menjadi momok yang menakutkan bagi semua orang. Semua orang di dunia merasakan efek yang ditimbulkan virus ini, virus yang di klaim dapat menempel di seluruh benda dan menular melalui sentuhan ini dapat menimbulkan batuk-batuk, sesak nafas, panas demam tinggi dan meriang. Virus ini memaksakan semua orang menjaga  jarak satu sama lain, menggunakan masker dan selalu mencuci tangan untuk mencegah penularannya.

Di masa pandemi saat ini kita di paksa untuk menjaga jarak satu sama lain, tak jarang hal ini menjadi hambatan dalam berkomunikasi secara langsung. Penggunaan masker juga tak jarang menutupi mulut, menghalangi kita dalam berbicara dengan orang lain dan menghalangi suara yang keluar dari mulut sehingga intonasi suara menjadi rendah, memaksakan kita untuk selalu berbicara dengan intonasi yang tinggi agar suara dapat di dengar dengan jelas oleh lawan bicara.

Komunikasi digital merupakan teknologi yang berbasis sinyal elektronik komputer, sinyalnya bersifat putus-putus dan menggunakan sistem bilangan biner. Komunikasi digital menajadi bagian yang tak terlepaskan pada masa pandemi saat ini. Terutama pada bagian pendidikan, komunikasi digital digunakan sebagai media pengganti pembelajaran tatap muka, pembelajaran tatap muka selama masa pandemi di ganti dengan pembelajaran secara daring (dalam jaringan) di rumah masing-masing. Pendidikan pada masa pandemi saat ini terpaksa menggunakan komunikasi digital sebagai pengganti pembelajaran tatap muka agar dapat menghindari penyebaran virus Covid-19 semakin meningkat.

Komunikasi digital merupakan bilangan biner yang dapat menghubungkan banyak orang dan menjangkau jarak yang jauh, menghubungkan para peserta didik satu dengan yang lainnya. Komunikasi digital seperti siaran langsung dan pertemuan secara virtual paling banyak di gunakan masyarakat untuk menghubungkan satu sama lain dan tetap berkomunikasi meski dengan jarak yang jauh. Selain pada pendidikan pertemuan menggunakan komunikasi digital juga di lakukan oleh perusahaan yang menerapkan sistem kerja dari rumah (work from home). Komunikasi digital dianggap sebagai solusi terbaik di tengah pandemi yang sedang berjalan saat ini untuk menghindari pertemuan secara langsung.

Selama pemerintahan dan kementrian pendidikan tetap menerapkan sistem dari rumah, maka penggunaan komunikasi digital akan semakin di gandrungi oleh banyak orang. Pembatasan sosial dan aturan yang ketat untuk tetap menjaga jarak akan menjadikan komunikasi digital menjadi sektor utama dari komunikasi yang berjalan di masyarakat. Perlu kita ketahui sebenarnya komunikasi digital di ciptakan untuk memudahkan kehidupan kita, namun dalam penggunaan komunikasi digital, kita harus tetap berhati hati karena banyak kejahatan yang beredar di komunikasi digital, mulai dari penipuan, pencurian data diri bahkan bullying atau hujatan pada komunikasi digital yang kita gunakan. Selain beberapa kejahatan tersebut, penyebaran berita hoax di dalam komunikasi digital juga sering terjadi, penyebarannya melalui pesan singkat atau utas yang tidak valid asal beritanya yang di bagikan di grup komunikasi digital baik itu komunitas, grup belajar dan forum diskusi.

Penyebaran berita hoax memang selalu menjadi momok bagi setiap orang. Berita hoax sangat mudah tersebar di tengah-tengah masyarakat luas, hal ini di karenakan isi beritanya yang menggemparkan banyak orang sehingga membuat banyak orang tertarik untuk membagikannya, isi berita hoax tersebut juga memuat berita yang bertujuan menjatuhkan citra seseorang atau suatu komunitas tertentu. Pada intinya berita hoax memang di buat untuk membuat kegaduhan di tengah masyarakat luas dengan menyebarkan berita bohong ntuk menjatuhkan orang lain. Untuk itu kita harus lebih berhati-hati dalam membagikan berita kepada orang lain, bisa saja berita yang kita bagikan kepada orang lain merupakan berita hoax, sebelum membagikan berita kepada orang lain, coba cek kebenaran berita dengan mengecek media massa yang menerbitkan berita tersebut apakah media tersebut merupakan media massa yang resmi dan terverifikasi oleh dewan pers, kemudian pahami unsur berita yang di sampaikan apakah berita nya dapat di terima oleh logika dan ke ilmuan, yang terakhir untuk memastikan apakah berita tersebut hoax atau tidak kita dapat bertanya kepada orang-orang yang berada di daerah sekitar kejadian terjadi.

Berita hoax sejatinya merupakan kejahatan besar, pelakunya bisa dijerat pasal 28 ayat 1 dalam Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE), pada pasal tersebut di jelaskan bahwan pelaku penyebaran hoax dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan berita bohong dapat di pidana maksimal selama 6 tahun kurungan penjara atau denda 1 miliar. Berita hoax juga dapat menurunkan citra diri kita di pandangan orang lain menjadi orang yang tidak dapat di percaya.

Tetap produkif dan selalu berkomunikasi dengan orang lain atau komunitas meskipun di masa pandemi yang melanda, karena komunikasi dapat dilakukan melalui komunikasi digital dan yang perlu diingat, sebagai seorang pengguna kita harus tetap cermat dan berhati-hati dalam menggunakan komunikasi digital agar tidak menyalahi fungsi utama dari komunikasi digital tersebut. Perlindungan secara penuh sejatinya berada pada tangan kita sendiri, setiap langkah step by step nya sebaiknya dapat di pikirkan secara matang  agar tidak merugikan diri sendiri, tetap waspada dan mawas diri menjadi kunci untuk terlindungi dari oknum, dan orang-orang jahat yang tidak bertanggung jawab.

Opini Ini di Buat Untuk Memenuhi tugas Individu KKN DR Universitas Islam Negri Sumatera Utara 2020

Dosen Pembimbing Lapangan  Drs. Rustam, MA

di buat oleh Dewa Hamanda

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Analisis Selengkapnya
Lihat Analisis Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun