Dalam debat cawapres, penting untuk memperhatikan rencana dan visi kandidat terkait tax ratio. Pertanyaan kunci yang perlu dijawab adalah bagaimana kandidat berencana untuk mengelola perpajakan dengan seimbang, memastikan bahwa ekonomi tumbuh berkelanjutan sambil menjaga keadilan sosial.
Kandidat yang dapat memberikan visi yang jelas dan rinci mengenai rencana perpajakan mereka akan mendapatkan kepercayaan masyarakat. Ini mencakup komitmen untuk menyederhanakan sistem perpajakan, menutup celah pajak, dan mengoptimalkan penggunaan penerimaan pajak untuk kepentingan masyarakat.
Tax ratio memainkan peran krusial dalam membentuk ekonomi suatu negara dan menentukan sejauh mana pemerintah dapat memenuhi kebutuhan masyarakat. Oleh karena itu, perbincangan tentang tax ratio dalam debat cawapres kedua adalah langkah yang sangat tepat. Masyarakat perlu memahami implikasi dari kebijakan perpajakan yang diusulkan oleh kandidat, serta bagaimana hal itu akan memengaruhi kehidupan sehari-hari mereka.
Debat cawapres bukan hanya soal retorika politik, tetapi juga tentang visi dan rencana konkret yang dapat membawa Indonesia ke arah yang lebih baik. Dengan memahami isu kompleks seperti tax ratio, kita dapat membuat keputusan yang lebih informatif saat memilih pemimpin yang akan membimbing negara ke masa depan.
Â
References:
Buku II Nota Keuangan Beserta Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara. (2024). Jakarta: Kementerian Keuangan.
Konferensi Pers Kinerja dan Realisasi APBN 2023. (2024, Januari 2). Retrieved Januari 12, 2024, from Youtube: https://www.youtube.com/live/aaL03u1URBY?si=cJdu69T7bTAkVnQC
Debat Kedua Calon Wakil Presiden Pemilu Tahun 2024. (2023, Desember 22). Retrieved Januari 12, 2024, from Youtube: https://www.youtube.com/live/YzC828FYrwM?si=2kdmO25Yd0YhUmZW
Leksmana Ikhsan, S., Amir, A., Provinsi Jambi, I., & Studi Ekonomi Islam Fakultas Ekonomi dan Bisnis Univ Jambi, P. (n.d.). Analisis Struktur Pajak dan Faktor yang Mempengaruhi Rasio Pajak di Indonesia. In Jurnal Perspektif Pembiayaan dan Pembangunan Daerah (Vol. 3, Issue 4).
Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI