Mohon tunggu...
Ahmad Syaihu
Ahmad Syaihu Mohon Tunggu... Guru - Guru di MTsN 4 Kota Surabaya sejak tahun 2001
Akun Diblokir

Akun ini diblokir karena melanggar Syarat dan Ketentuan Kompasiana.
Untuk informasi lebih lanjut Anda dapat menghubungi kami melalui fitur bantuan.

Suka membaca dan menulis apa saja untuk dibagikan kepada orang lain dengan harapan bisa memahami dan mengerti kalau mau menerapkan apa yang ditulis

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Sang Dewi Malam Penuh Pesona

4 November 2022   19:38 Diperbarui: 4 November 2022   19:43 267
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Puisi. Sumber ilustrasi: PEXELS/icon0.com

Kau cantik memesona

Gadis muda penuh gairah

Bak sang Dewi malam

Yang selalu kunantikan hadirmu

Membawa nuansa romansa penuh suka

*****

Aku termangu di balik jendela kaca 

Memandang wajah sang dewi malam 

Cahyanya indah memesona

Senyum manisnya menyapaku dengan ramah 

Menebarkan sejuta makna

Mengusir kesunyian di tengah kelam 

Memberikan ketenangan dalam jiwa

*****

Oh Sang Dewi malam

Pesonamu tak pernah sirna

Tak kan lekang oleh waktu dan keadaan

Pancarkan terus cahyamu yang terang dan cerah 

Tampakkan wajah yang indah rupawan penuh pesona 

Agar bisa menghapus luka nestapa

Dalam hati yang galau dan gundah

*****

Oh Sang Dewi malam 

Terangi jiwa yang lagi merana

Selimuti batin yang kusut merajut pilu dan duka 

Agar dapat maraih sebuah asa

Merajut cita dan cinta pada dirinya

Yang selalu muncul di setiap malam

Agar jiwa ini senantiasa bergelora

Menatap hari esok yang indah penuh suka

******

Kota Pudak, 04-11-2022

Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun