Salah satu alat peraga yang dapat digunakan dalam pembelajaran pada materi prisma adalah TRANSMA(Transformasi Prisma). Dimana alat peraga ini mampu mentransformasikan bangun prisma yang merupakan bangun ruang menjadi kumpulan bangun datar, sehingga dapat memudahkan proses perhitungan volume dan luas permukaan prisma.
Penggunaan TRANSMA ini juga dapat memisahkan antara alas dan selimut. Sehingga peserta didik bisa lebih paham atas konsep perhitungannya, dan peserta didik tidak terbabani untuk menghafalkan banyak rumus. Pada bangun prisma untuk mencari volume = Luas alas x  Tinggi, dan untuk mencari luas permukaan = 2 x Luas Alas + Luas Selimut.
Pada praktik yang telah dilakukan oleh penulis di "Omah Sinau Jogja", Siswa dengan menggunakan alat peraga ini menjadi lebih antusias dan semangat dalam belajar . Ditunjukkan dengan tindakan mereka yang selalu ingin memegang atau berinteraksi langsung dengan alat peraga tersebut.
Dalam kesempatan itu juga, siswa dengan menggunakan alat peraga mampu mencari volume pada prisma segitiga, yang merupakan pengembangan pemahaman konsep dari perhitungan volume prisma segi empat. Â Hanya dengan mengganti alasnya, para siswa telah mampu menghitung volumenya.
Melalui alat peraga seperti TRANSMA dan yang lainnya, diharapkan peserta didik dapat lebih semangat dan antusias dalam belajar matematika. Sehingga matematika dapat menjadi ilmu yang menyenangkan, bukan lagi ilmu yang menakutkan.
----
Daftar Pustaka
Annisah, S. (2014). Alat peraga pembelajaran matematika. Jurnal Tarbawiyah 11(1). 1- 15.
Fauzi, I., & Arisetyawan, A. (2020). Analisis kesulitan belajar pada materi geometri di sekolah dasar. Kreano 11(1). 27-35. Doi: http://dx.doi.org/10.15294/kreano.v11i1.20726
Sudjana, Nana. 2010. Penilaian hasil proses belajar mengajar. Jakarta: PT.remaja rosdakarya.
Siregar,N. R. (2017). Persepsi siswa pada pelajaran matematika: studi pendahuluan pada siswa yang menyenangi game. Jurnal Universitas Islam Sultan Agung. 224-232.Â