Mohon tunggu...
Hadenn
Hadenn Mohon Tunggu... Mahasiswa - Mahasiswa

Football and Others

Selanjutnya

Tutup

Bola Pilihan

Kecemerlangan Mohamed Salah Membakar "Setan Merah" di Rumah!

2 September 2024   00:32 Diperbarui: 2 September 2024   00:32 64
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Man Utd v Liverpool, 2024/25 | Premier League 

Liga Inggris baru mendarat pada partai ketiga, tetapi telah mempersembahkan pertandingan terbesar sepanjang turnamen, derby merah Inggris, Manchester United diharuskan menjamu Liverpool, pada hari Minggu (01/09/2024) di Old Trafford. Pertemuan dua klub terbesar di Inggris dalam "Rumah Setan Merah".

Lebih jauh lagi, melihat dari performa tim, tak bisa dibantah "si Setan Merah" tidak berada dalam bentuk terbaik. Mereka memainkan dua pertandingan dengan dua hasil berbeda, satu kali menang dan satu kalah. Tim ini menampilkan permainan cukup apik ketika menghadapi Fulham, lantas menerima kekalahan meresahkan di menit akhir kontra Brighton.

Sementara, di lain sisi, Liverpool masih menampilkan hasil bersih, dengan dua pertandingan dan dua kemenangan. Terlebih, mereka juga memainkan permainan memuaskan dalam dua kemenangan kontra Ipswich dan Brentford kemarin.

Meskipun, tak bisa dipungkiri hasil dari dua pertandingan sebelum ini bisa dikatakan lumrah, kekuatan dua tim tersebut masih di bawah Liverpool. Ipswich sebagai tim promosi, sementara Brentford tim peringkat ke-16, cuma dua posisi di atas zona degradasi.

Lebih jauh lagi, tak bisa dipungkiri "si Merah" telah menemukan formula dalam kesebelasan utama, Arne Slot mutlak tidak mengubah susunan pemain secara radikal, masih terlihat pola akan dimainkan di sana.

Di lain sisi, Manchester United terlihat mengubah formula dengan cukup radikal, Erik ten Hag memasukkan Matthias de Ligt, Joshua Zirkzee, dan Alejandro Garnacho dalam kesebelasan utama. Mereka akan dicoba sebagai "dorongan baru" untuk memenangkan pertandingan besar kali ini.

Lebih jauh lagi, problem cedera masih menghantui "si Setan Merah", mereka tidak cukup diuji dengan absen Leny Yoro dan Rasmus Hojlund permulaan musim. Baru kemarin tim ini kembali dihadapkan dengan kabar Mason Mount harus menepi, cedera hamstring hingga Oktober 2024. 

Pertandingan berjalan

Permainan dimulai dengan cepat, kedua tim memainkan permainan dinamis, intensitas terlampau tinggi hingga sulit ditemukan build up ciamik dari sepertiga pertama. Dengan kecepatan semacam ini kemenangan besar kemungkinan di tangan "si Merah", terlebih tim ini telah memainkan intensitas tinggi sejak bersama Jurgen Klopp.

Menit 6', umpan ciamik dari Virgil van Dijk dalam intensitas membelah lini pertahanan United, bola menemui kaki Gravenberch dari tengah, mengirim cepat ke kiri diterima Luis Diaz, lantas mengantarkan bola ke kanan menuju Alexander-Arnold, tendangan keras merobek jala gawang. Bagaimanapun, gol dianulir karena Mohamed Salah berada dalam posisi offside.

Menit 35', blunder keras Casemiro, bola cepat menuju Mohamed Salah dari sisi kanan, bermain dengan elok mencoba merobek pertahanan, menusuk, dan mengirim umpan lampung menuju tiang jauh, bola diterima oleh Diaz dengan cepat menerobos masuk ke dalam gawang. Luis Diaz merobek kebuntuan!

Menit 42', kembali blunder keras Casemiro, bola diambil dengan mudah. Diaz menuju Mac Allister, mengantarkan bola menuju Salah, kembali umpan ciamik tepat di kaki Luis Diaz, tanpa terlalu lama kontrol bola, tendangan mendatar langsung, bola menerobos masuk ke dalam gawang. Penyerang Kolombia menggandakan keunggulan!

Man Utd v Liverpool, 2024/25 | Premier League 
Man Utd v Liverpool, 2024/25 | Premier League 

Salah satu paruh pertama terburuk dalam karir Casemiro, pemain negeri Samba ini langsung digantikan Toby Collyer.

Setelah perubahan kecil memasuki paruh kedua, Manchester United tak bisa dipungkiri tidak menemukan hasil diinginkan. Terlebih, komposisi pemain lain dari kesebelasan utama, mereka memang tidak blunder selayaknya Casemiro, tetapi juga tidak memberikan permainan pantas dijadikan sebagai tontonan, terlalu buruk.

Menit 56', kali ini blunder keras Mainoo, bola diambil dengan mudah. Mac Allister mengambil bola, menuju Szoboszlai, dan dengan cepat bola diterima Mohamed Salah, tanpa kontrol berlebihan, tendangan keras ke arah kanan gawang, bola tak terhentikan menemui jaring gawang. Mohamed Salah kembali berulah!

Dengan catatan ini, "Raja Mesir" telah tercatat mencetak 10 gol dalam 7 pertemuan terakhir menghadapi Manchester United, secara konsisten mengantarkan minimal satu gol dalam setiap pertemuan.

Setelah tiga gol tak bisa dibantah "si Merah" belum puas, tim ini masih mencari gol tambahan, tidak ada kata cukup menghadapi rival terbesar. Meskipun, tak bisa dipungkiri gol berakhir di angka tiga, semua peluang dibuat gagal menemui jaring gawang.

Benar, beberapa perubahan juga telah dibuat oleh kedua tim, tetapi hasil di atas lapangan berkata lain, mereka tak menemukan gol yang dicari. Salah satu rivalitas terbesar berakhir 3-0, satu lagi kekalahan memalukan di Old Trafford.

Setelah semua, bermodalkan penampilan semacam ini, sulit melihat masa depan Erik ten Hag bersama klub, bahkan hingga paruh musim. Sementara, malam ini tak bisa dipungkiri menjadi akhir pekan indah untuk penggemar Liverpool, kemenangan tak terbantahkan. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Bola Selengkapnya
Lihat Bola Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun