Preview
Lanjutan pekan ke-20 liga Inggris, Manchester City harus menjamu Sheffield United, juru kunci sementara dalam klasemen
Kyle Walker dan kawan-kawan diharuskan menang untuk menjaga asa sebagai salah satu kandidat juara liga Inggris. Jarak poin dengan Liverpool akan jadi terlalu jauh kalau mereka kalah.
Memang Manchester City pernah mengejar 13 poin hingga juara, tetapi musim ini jelas berbeda. Semua tim sudah lebih dewasa. Disamping itu, lawan mereka juru kunci, tidak ada alasan untuk hilang poin.
Menariknya, kita sudah melihat nama Kevin de Bruyne di bangku cadangan. Pemain yang dirindukan kini kembali dalam lapangan.
Kesebelasan awal
Manchester City (4-3-3): Ederson; Walker, Akanji, Ak, Gvardiol; Kovacic, Rodri; Bernardo Silva, Foden, Grealish; Julin lvarez.
Sheffield United (5-3-2): Foderingham; Bogle, Baldock, Robinson, Trusty, Thomas; Vini Souza, Norwood, Slimane; Osula, Brooks.
Jalannya pertandingan dalam 90 menit
Seperti yang sudah sering kita tonton, Manchester City memulai pertandingan dengan kuat. Mereka langsung mendominasi permainan, memburu gol secepat mungkin.
Menit 13', telur itu dipecahkan. Melalui skill individu Rodri dari tengah lapangan mengambil bola, dribble lurus, tendangan terukur dari luar kotak penalti. Tak bisa diraih Foderingham (1-0).
Seperti biasa tak berhenti di sana, permainan City lebih cair. Menit 20', umpan luar biasa Phil Foden, tetapi tendangan Bernardo masih bisa diselamatkan.
Dari sini, Sheffield mulai panas. Mereka menekan sama baiknya, tetapi karena kalah kualitas pemain, permainan masih dikuasai City.Â
Tak banyak terjadi setelahnya, paruh pertama harus berakhir dengan keunggulan tim tuan rumah.
Babak kedua dimulai, seperti biasa awal babak City memulai pertandingan dengan kuat. Mereka mendominasi permainan, memburu gol cepat.
Hingga menit 54', Foden berhadapan dengan kiper melalui umpan panjang dari Rodri. Akan tetapi, pemain timnas Inggris itu gagal mengonversi peluang.
Beberapa saat kemudian, giliran Alvarez. Tendangan dalam kotak penalti di tengah kerumunan. Sayangnya, masih melebar dari gawang.
Menit 60', penebusan dosa Alvarez. Diawali kecerdasan Oscar Bob melihat Foden berlari di antara celah, dari Foden bola digeser ke tengah. Alvarez menembak, tak bisa dihindari (2-0).
Setelahnya, City bermain lebih santai menguasai bola, tidak tergesa-gesa. Mereka benar-benar nyaman dengan bola. Masih menciptakan beberapa peluang juga.
Namun, tak ada gol hingga pertandingan berakhir. Sheffield diharuskan menyerah kalah.
Review
RODRIII!!
Rasanya sekali lagi penggemar Manchester City harus berbondong-bondong kembali memujanya di sosial media. Bagaimana dia memecah kebuntuan, sangat fenomenal.
Terlepas dari semua itu, Manchester City masih tim yang sama sejak awal musim. Skuad Guardiola ini seperti selalu kesulitan mencetak gol. Apalagi, tanpa Haaland.
Positifnya, Mereka lebih mudah menciptakan peluang terbuka sekarang. Mulai bisa terlihat permainan Manchester City musim lalu dalam tim ini. Terutama setelah gol kedua.
Ketika Haaland datang, tim ini akan berbahaya. Masih ada peluang besar di sana untuk menjadi juara liga. Tak terbantahkan salah satu tim yang harus diperhatikan, Salute!
Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI