Solo berhadapan dengan kiper Dortmund, masih gagal untuk mencetak gol. Tidak ada teknik di sana, hanya kekuatan tendangan yang dengan mudah dibersihkan.
Setelahnya, tak banyak hal terjadi. Paruh pertama berakhir dengan skor kacamata.
Babak kedua
PSG mencoba bermain lebih tenang, menguasai permainan lebih dulu. Mereka turun ke lapangan dengan bentuk formasi 4-4-2.Â
Bisa dibilang, benar PSG bermain lebih tenang, menguasai permainan. Semuanya terealisasi.
Di lain sisi, Dortmund mengambil peran itu. Menjadi lebih menyerang, tak butuh waktu lama melalui penyelesaian apik Karim Adeyemi Dortmund memimpin (1-0).
Diawali dengan Hakimi kehilangan bola, dengan cepat bola sampai di kaki Fullkrug dengan murah hati memberikan umpan ke Adeyemi untuk dikonversikan menjadi Gol.
Keunggulan tak bertahan lama, melalui Mbappe dia memberikan umpan tidak sempurna. Tetapi, entah bagaimana bola masih liar mendekat ke arah Zair-Emery.
Melihat bola seperti itu, dengan ruang cukup dia berlari mengambil tembakan dengan nyaman masuk ke dalam gawang. Teknik yang luar biasa ditunjukkan oleh pemain muda timnas Prancis (1-1)
Satu lagi, setelah mendapat gol dia lari mengambil bola dengan cepat, ingin segera memulai ulang pertandingan. Sikap luar biasa yang jarang kita lihat di Asia tenggara.
Tak banyak hal terjadi beberapa menit ke depan. Hingga Mbappe memberikan keunggulan untuk PSG. Sayangnya harus dianulir karena offside.
Setelahnya, hanya penguasaan lini tengah, beberapa pergantian tidak berdampak. Semuanya terjadi seperti itu hingga pertandingan berakhir (1-1)