Setelah sekian lama akhirnya Erik ten Hag mau berbicara tentangnya. Semuanya, bergantung pada Jadon Sancho sekarang, apakah sang pemain masih berniat melanjutkan karir di level tertinggi atau tidak. Hanya dia yang tahu apa yang harus dia lakukan.
Dari sisi kepentingan finansial klub, United tentu enggan melepasnya dengan situasi seperti ini. Jadon pernah menjadi transfer terbesar dalam sejarah klub. Tidak ada satu klub yang mau merugi kalau tidak diperlukan.Â
Beberapa hari ke depan, Jendela musim dingin akan menjadi penyelesaian masalah di antara keduanya. Manchester United tentu sudah memikirkan sisa kemungkinan menatap skuad tanpa kehadiran Jadon Sancho.
Meski Manchester United tak bisa dibantah tidak mau merugi, tentu opsi memutuskan kontrak tak akan keluar dari pilihan. Dibandingkan dengan memberinya terlalu banyak kesempatan untuk merusak suasana ruang ganti.
"Among the players who would always be late were Paul Pogba and Jadon Sancho and couple of other player"
 Ujar Matic Nemanja Matic di salah satu program Youtube, Yu Planet.
Opsi untuk United
Melihat sisa pemain di posisi Sancho, masih banyak pemain yang bisa menggantikannya di sana. Mulai dari Anthony Santos, Bruno Fernandes, Marcus Rashford hingga Amad diallo bisa menjadi pilihan.
Tanpa Jadon, Â meski tidak ada penandatanganan pemain musim dingin, United sepertinya masih bisa aman secara skuad.
Masih bisa aman, kadang bukan pilihan untuk klub besar sekelas United. Mereka butuh memastikan skuad mereka sangat aman menjalani musim hingga berakhir. Selalu ada opsi penandatanganan pemain di sana.
Salah satu nama yang muncul di permukaan Donyell Malen. Pemain Borussia Dortmund ini dikabarkan dimana-mana sangat cocok dengan Erik ten Hag. Selain sama-sama dari Belanda, daya juang Donyell terbilang sangat tinggi. Satu hal yang masih kurang dari skuad United.
Kesepakatan tukar guling Donyell dengan Jadon, boleh jadi akan terus diperbincangkan setidaknya hingga United resmi mengumumkan pemain barunya.