Bila mengibaratkan Liga Champions seperti panggung pertunjukan drama, ada banyak pemeran yang tampil.
Namun, kebanyakan dari kita hanya tertarik pada kemunculan pemeran utama yang dirupakan tampan, cantik, dan good looking. Kita kadang menyepelakan para pemeran piguran. Mereka hanya dianggap pemain pelengkap.
Padahal, meski tampil hanya beberapa menit, keberadaan pemain piguran penting dalam sebuah pertunjukan. Kehadiran mereka bisa mencairkan suasana.
Bahkan, bilapun rupa pemain piguran ini kurang glowing, tapi mereka tampil penuh kesungguhan sehingga terkadang mendapatkan apresiasi lebih dibandingkan sang lakon utama.
Analogi pemeran utama dan pemain piguran di panggung pertunjukan itu kiranya cocok untuk menggambarkan apa yang terjadi di matchday I babak penyisihan grup Liga Champions yang dimainkan tengah pekan ini.
Ketika para pemeran utama di Liga Champions berwujud Lionel Messi, Neymar, Cristiano Ronaldo, Barcelona, hingga Machester United yang selama ini menjadi sorotan media, kali ini tertutupi oleh penampilan mengejutkan dari para pemain piguran.
Ya, seperti sudah menjalin kesepakatan, para pemain piguran itu tampil hebat bersamaan. Mereka mendadak menjadi blow up alias berita besar di media. Kiprah mereka mendadak viral di media sosial. Siapa saja?
Sebastian Haller
Nama Sebastian Romain Teddy Haller ditempatkan sebagai calon teratas nominasi peraih predikat "player of the week" dalam unggahan di akun Instagram resmi Champions League.
Haller (27 tahun) mencuri perhatian media setelah mencetak empat gol di matchday pertama Liga Champions. Penyerang Ajax Amsterdam ini membuat quat-trick saat timnya menang 5-1 atas Sporting CP, Kamis (16/9) dini hari.
Padahal, itu merupakan debut bagi Haller di panggung Liga Champions. Sebelumnya, pemain kelahiran Prancis yang kini membela Pantai Gading ini bermain di tim-tim yang tidak tampil di Liga Champons seperti West Ham United, Eintracht Frankfurt, Utrechtm dan Auxerre.